Home / Politik

Sabtu, 6 September 2025 - 09:04 WIB

SAPA Kecam PT PEMA, CSR ke Luar Daerah Adalah Pengkhianatan terhadap Rakyat Aceh

mm Redaksi

Ketua SAPA, Fauzan Adami. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Ketua SAPA, Fauzan Adami. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Banda Aceh – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) melayangkan kritik keras terhadap PT Pembangunan Aceh (PEMA) menyusul beredarnya informasi bahwa sebagian program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut justru disalurkan ke luar Aceh.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menilai bila kabar itu benar adanya, maka kebijakan PT PEMA merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Aceh. Ia menegaskan, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT PEMA semestinya hadir untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, bukan justru sebaliknya.

Baca Juga :  Riel Count, Paslon Sabar Menang Pilkada 2024 Pidie Jaya 

“Kalau benar dana CSR disalurkan ke luar Aceh, ini sangat disayangkan dan tidak bisa ditoleransi. PT PEMA seharusnya memberi contoh yang baik dalam pengelolaan CSR, bukan malah mengabaikan kepentingan rakyat Aceh,” tegas Fauzan, Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, langkah tersebut jelas bertentangan dengan tujuan CSR yang seharusnya diprioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Padahal, Aceh masih menghadapi banyak persoalan serius mulai dari tingginya angka kemiskinan, keterbatasan infrastruktur, pendidikan yang tertinggal, hingga pelayanan kesehatan yang belum merata.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Usulkan Tiga Nama Baru sebagai Calon Penjabat Wali Kota

“Dana CSR mestinya diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, memberdayakan masyarakat lokal, serta mendukung program sosial kemasyarakatan di Aceh. Jika malah dibawa keluar daerah, itu sama saja dengan mengabaikan rakyat sendiri,” ujar Fauzan.

Baca Juga :  KPA Wilayah Linge Dukung Husnan Harun Pimpin Bappeda Aceh

SAPA mendesak Pemerintah Aceh segera mengevaluasi kebijakan CSR PT PEMA dan memastikan seluruh program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat Aceh. Fauzan menegaskan, tidak boleh ada lagi dana CSR yang dialihkan ke luar daerah.

“BUMD seperti PT PEMA lahir dari rakyat Aceh dan untuk rakyat Aceh. Kalau kondisi ini dibiarkan, sama saja pemerintah ikut merestui pengkhianatan terhadap masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

Puluhan Mahasiswa Aceh Demo di Polda, Tuntut Keadilan atas Tewasnya Ojol di Jakarta

Politik

100 Hari Kerja Pj Gubernur Aceh, Ini Respon Positif dari Prof. DR. IR Samsul Rizal, M.Eng., IPU

Parlementaria

Komisi I DPRA Aceh Terima Aksi Damai Non-ASN, Ceulangiek: Hak Mereka Harus Diperjuangkan

Nasional

Ampon Bram : Menteri Ekonomi Kreatif TRH Harap Ekonomi Sabang Cepat Berkembang

Daerah

Menjelang Pilkada, Kejari Aceh Singkil Terima Kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama

Parlementaria

DPRA Komit Kawal Draf Revisi UUPA Sampai ke Nasional

Daerah

Anggota DPRK Abdya Ucapkan Selamat Untuk Pasangan Safaruddin-Zaman Akli

Aceh Barat Daya

Salman Sebut Kemenangan Mualem Akan Membawa Kemajuan Bagi Aceh