Home / Advetorial

Selasa, 3 September 2024 - 16:19 WIB

Savana Gunong Taleuk Tiro di Pidie, Surganya Bagi Pecinta Alam

Redaksi

Savana Gunong Taleuk Tiro di Pidie. Foto: NOA.co.id

Savana Gunong Taleuk Tiro di Pidie. Foto: NOA.co.id

PIDIE – Bagi pecinta alam dan pegiat media sosial mungkin tidak asing lagi dengan Savana Gunong Taleuk yang terletak di Gampong Panteun Beunot, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Pasalnya, perbukitan yang memiliki pemandangan yang luar biasa tersebut, kini viral dan menjadi wisata baru yang wajib didatangi oleh para wisatawan jika ke Pidie, khususnya para pemburu pemandangan alam.

Jaraknya tidak terlalu jauh, berkisar 30 kilometer dari pusat kota Sigli, hanya memerlukan waktu 50-60 menit untuk tracking, disana disuguhi langsung pemandangan padang Savana bak gunung diluar negeri.

Savana Gunong Taleuk Tiro di Pidie. Foto: NOA.co.id

Taleuk tersebut dihapit langsung oleh gunung Mersèu dan Halimoen, Tangse, walau secara geografis dia berada di Kawasan Tiro. Sebelahnya, juga terdapat padang savanna yang lebih luas dari taleuk, yakni Glee Sala, pemandangan Sala, jika dilihat dari Taleuk sangatlah luar biasa, tapi gunung tersebut lebih jauh dari Taleuk.

Baca Juga :  Disbudpar Aceh Akan Gelar Pelatihan Kesenian Bagi Guru PAUD dan Pelatih Sanggar

Jalur menuju Taleuk juga tidak berbahaya, namun kita harus menyusuri sepanjang Krueng Agam, hingga ke pintu rimbanya, jalur pendakian Taleuk. Tentu saja dari Kota menuju pintu masuk pendakian, dapat dilalui menggunakan sepeda motor roda dua, sementara untuk roda empat belum bisa.

Bicara Savana Taleuk, tak ada yang meragukannya lagi, dari segala jenis sudut bisa berswafoto, lokasi ini menjadi lokasi idaman pada traveler dan penggiat alam jika ingin berakhir pekan.

Untuk Sunrise dan Sunset di Taleuk juga tak kalah hebatnya dengan tempat lain, apalagi jika kita beruntung mendapatkan suasana paska hujan dengan nuansa kabut-kabut pengunungan. Beruntung lagi, kita dapat langsung melihat rusa di padang sabana itu, sungguh moment yang luar biasa.

Baca Juga :  Gua Tujoh Wisata Sejarah Tak Terlupakan 

Bagi masyarakat Tiro, mereka tidak heran lagi bila banyak masyarakat luar datang kesana. Warga disana pun sangat ramah-ramah, untuk masuk kita cukup membayar sekitar Rp 10 ribu perorang nya, sebagai si maksi pendakian di pos pedesaan.

Tak hanya Taleuk, dalam perjalan menuju desa terakhir, kalian dapat mengunjungi langsung Masjid dan Pesantren yang dibangun oleh Pahlawan Nasional, Tgk Chik di Tiro. Sehingga perjalanan kalian lebih berarti dan menyenangkan.

Baca Juga :  Menikmati Sensasi Segarnya Pesona Alam Pemandian Tangse

Salah seorang pengunjung asal pidie, Mursalin, mengatakan wisata alam Taleuk merupakan salah satu kawasan wisata alam lokal yang sangat dinikmati oleh penggiat alam dan pemuda di Pidie dan Aceh.

Savana Gunong Taleuk Tiro di Pidie. Foto: NOA.co.id

“Wisata alam Taleuk merupakan salah satu kawasan wisata alam lokal yang sangat dinikmati oleh penggiat alam dan pemuda di Pidie,” kata Mursalin, Selasa (03/09/2024).

Secara non infrastuktur, ia sangat mendukung kemajuan wisata Glee Taleuk, dengan memanfaatkan promosi dan publikasi, kerja sama pemerintah dengan stakeholder komunitas penggiat wisata di Pidie.

“Apalagi, klaster wisata Glee Taleuk itu tidak membutuhkan pembangunan yang signifikan, kecuali penataan pengelolaan yang sesuai SOP saja,” kata Mursalin. (ADV)

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

DSI Aceh Gelar Seminar Pra Nikah dan Hukum Keluarga

Advetorial

Wisata Dermaga Pante Menye, Sensasi Baru Menikmati Keindahan Danau Lut Tawar Takengon

Advetorial

Buka Festival Literasi Aceh 2025, Gubernur Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Membaca dan Berkarya

Advetorial

Atraksi Kembang Api Hiasi Penutupan Carnival Putroe Phang

Advetorial

Resmi Dibuka, Pekan Tari Gunongan Jadi Ajang Kreativitas Pelaku Seni dan Napak Tilas Sejarah

Advetorial

Kepala DPKA Sebut Gerakan Aceh Membaca Mampu Tingkatkan Minat Baca

Advetorial

Nova Iriansyah Resmikan Jalan Balu – Lapeng Pulo Aceh

Advetorial

Tari Tradisional Nagan Raya “Rateb Meuseukat” Berawal Dzikir