Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:31 WIB

Sekda Aceh Bertemu Kepala ANRI, Bahas Penanganan Banjir dan Penyelamatan Arsip Terdampak Bencana

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir berbincang dengan Kepala ANRI Mego Pinandito saat pertemuan membahas penanganan banjir dan penyelamatan arsip terdampak bencana di Kantor Gubernur Aceh, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir berbincang dengan Kepala ANRI Mego Pinandito saat pertemuan membahas penanganan banjir dan penyelamatan arsip terdampak bencana di Kantor Gubernur Aceh, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, di Kantor Gubernur Aceh, Senin (15/12/2025). Pertemuan tersebut membahas perkembangan penanganan banjir di sejumlah wilayah Aceh sekaligus upaya penyelamatan arsip yang terdampak bencana.

Dalam pertemuan itu, M. Nasir memaparkan bahwa penanganan banjir hingga kini masih berlangsung di beberapa kabupaten dan kota. Pemerintah Aceh, kata dia, terus memfokuskan perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, percepatan distribusi bantuan, serta persiapan langkah-langkah pemulihan pascabanjir.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Tinjau Kedatangan Bantuan Logistik di Bandara Malikussaleh Aceh Utara

Sementara itu, Kepala ANRI Mego Pinandito menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kearsipan di daerah-daerah terdampak banjir. Ia menegaskan, dalam kondisi darurat, keselamatan warga dan kebutuhan pangan tetap menjadi prioritas utama.

“Dalam konteks kearsipan, saat ini mungkin belum menjadi prioritas karena yang didahulukan adalah pangan. Namun arsip tidak melulu soal tata kelola pemerintahan, dalam konteks pendidikan arsip juga sangat dibutuhkan dalam waktu dekat,” ujar Mego.

Ia menjelaskan, ANRI tidak hanya berfokus pada penyelamatan arsip milik pemerintah, tetapi juga arsip yang berada di tengah masyarakat. Menurutnya, dokumen penting milik warga juga perlu mendapat perhatian agar tidak hilang atau rusak akibat bencana.

Baca Juga :  Pemprov Aceh Wajibkan Pelaporan Terpusat untuk Atur Distribusi Bantuan Bencana

“Kami tidak hanya membantu arsip pemerintah yang terdampak, tapi juga sampai kepada masyarakat. Arsip yang ada di masyarakat juga menjadi target untuk diperbaiki,” katanya.

Mego menambahkan, musibah banjir dapat menjadi pelajaran penting dari perspektif kearsipan. Kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk menjaga serta mendokumentasikan dokumen penting perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari mitigasi bencana.

Baca Juga :  Sebut Sawit Aceh Bebas Deforestasi, Wagub Ajak Perusahaan Global Investasi di Aceh 

Ia juga menekankan pentingnya pendokumentasian seluruh data terkait bencana, baik berupa foto maupun video. Seluruh dokumentasi tersebut harus diarsipkan dengan baik sebagai bahan pembelajaran dan mitigasi ke depan, dengan memastikan data yang disimpan merupakan bahan asli, bukan hasil kecerdasan buatan.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Aceh dan ANRI, tidak hanya dalam penanganan pascabencana, tetapi juga dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya arsip sebagai bagian dari ketahanan daerah menghadapi bencana.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Mualem Tiba di Banda Aceh, Langsung Bekerja Hingga Larut Malam 

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Lepas Bantuan Logistik Bencana untuk Sejumlah Kabupaten

Nasional

Perkuat Kolaborasi, Ketua PKK Aceh Kunjungi Dirjen Bina Adwil Kemendagri

Pemerintah Aceh

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Dilantik

Pemerintah Aceh

DWP Sekretariat DPRA Gelar Pertemuan Rutin dan Tausiah Sambut Ramadhan 1447 H

Nasional

Wali Nanggroe Minta Pejabat Pusat Luruskan Pernyataan soal Aceh: “Harus Selaras dengan MoU Helsinki”

Keagamaan

Kapolda Aceh Hadiri Pembukaan MTQ ke-XXXVII di Pidie Jaya

Daerah

Pemerintah Aceh Komitmen Ciptakan Kebijakan Strategis untuk Dongkrak Ekonomi