Home / Aceh Besar

Kamis, 5 Oktober 2023 - 12:16 WIB

Sekda Aceh Besar Hadiri Lauching Pengabdian Masyarakat Dalam Rangka HUT ke-63 FKH

mm Redaksi

Sekdakab Aceh Besar, Drs. sulaimi M.si memberikan kata sambutan dalam acara peluncuran pengabdian masyarakat dan pembagian telur 1060 butir dalam rangka HUT ke-63 Tahun Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala di Halaman Kantor Camat Kuta Baro, Rabu (04/10/2023).

Sekdakab Aceh Besar, Drs. sulaimi M.si memberikan kata sambutan dalam acara peluncuran pengabdian masyarakat dan pembagian telur 1060 butir dalam rangka HUT ke-63 Tahun Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala di Halaman Kantor Camat Kuta Baro, Rabu (04/10/2023).

Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Sulaimi MSi menghadiri acara lauching pengabdian masyarakat dalam rangka HUT ke-63 tahun Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala yang mengusung tema “Pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan stunting melalui kegiatan usaha mandiri dan konsumsi bahan pangan asal hewan yang asuh di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar” di Halaman Kantor Camat Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (04/10/2023).

Pengabdian masyarakat diresmikan oleh wakil rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Agussakti MSi.

Dalam sambutannya, Pj Bupati melalui Sekda Aceh Besar Sulaimi menyampaikan, program ini sangat patut sangat apresiasi dimana akan sangat bermanfaat dalam mengatasi permasalahan stunting di masyarakat Aceh Besar khususnya di Kecamatan Kuta Baro ini.

“Karena program ini berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga melalui kegiatan ini persoalan stunting di gampong dapat teratasi,” katanya.

Lebih lanjut, Sulaimi menjelaskan, selama ini USK telah berperan aktif dalam mengentaskan masalah stunting di Aceh. Dimana sebelumnya beberapa minggu yang lalu juga baru saja dilaksanakan launching penanganan stunting di Kabupaten Aceh Besar yang merupakan bagian dari Penelitian Profesor Berkarya.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Ucapkan Terimakasih Atas Kondusivitas Pergantian Tahun

“Maka untuk itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat mendukung segala kegiatan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi Pembangunan Kabupaten Aceh Besar Khususnya Pembangunan dibidang kesehatan, apalagi mengenai penanganan stunting yang kini tengah menjadi fokus perhatian dan prioritas kita semua,” ujarnya

Masih ditempat yang sama, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan drh Teuku Reza Ferasyi M Sc Ph D mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun dalam rangka menyambut atau memperingati hari ulang tahun Fakultas Kedokteran yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2023.

“Jadi, kegiatan pada hari ini dalam rangka memperingati  HUT yang ke 63 dari Fakultas kedokteran hewan universitas syiah kuala,” ujarnya

Ia menjelaskan, untuk kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2023 pihak Fakultas Kedokteran memilih Kecamatamujnn Kuta Baro dengan tema “Pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan stunting melalui kegiatan usaha mandiri dan konsumsi bahan pangan asal hewan yang asuh di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar”.

Baca Juga :  Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial untuk Lansia

“Pemilihan lokasi ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama antara USK dengan pihak Kecamatan Kuta Baro. Selain itu juga untuk memperkuat khususnya Kesehatan hewan yang ada diwilayah Kuta Baro sejak didirikan atau berjalan pusat kesehatan hewan didaerah ini,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya juga melalukan kegiatan pengentasan stunting melalui peran masyarakat dalam peningkatan konsumsi bahan pangan asal hewan.

“Dan untuk pengentasan stunting, kami berkerja sama dengan pihak Kejaksaan Tinggi Aceh, dikarenakan mereka sedang menjalankan program pencegahan stunting disalah satu Gampong (desa-red) di Kecamatan Kuta Baro,” paparnya

Sementara itu, Kejati Aceh yang diwakili Asisten Intelijen Mukhzan SH MH mengungkapkan menurut data SSGI (studi status gizi indonesia) tahun 2022, Aceh menepati peringkat ketiga nasional dengan angka stunting 33,2 persen. Kemudian di tahun 2023 menurut SSGI stunting di Aceh turun keperingkat lima dengan jumlah 31,2 persen dan ini menjadi tugas kita bersama, karena target nasional pada tahun 2024 harus turun menjadi 14 persen.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Apresiasi Kehadiran ASN Pasca Libur Idul Fitri 1446 H

“Persoalan ini bukan persoalan Aceh dimasa sekarang saja, melainkan akan menjadi masalah jangka panjang Aceh, sebab menyangkut masa depan anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa,” tuturnya

Ia menyebutkan, presiden telah menandatangani Perpres No 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Perpres ini memberikan dasar hukum untuk melakukan penguatan kerangka subtansi, intervensi, pendanaan serta pemantauan dan evaluasi yang diperlukan dalam berbagai upaya percepatan penurunan stunting. Selain itu, Aceh juga telah memiliki Peraturan Gubernur (Pergub) no 14 tahun 2019 tentang penanggulangan stunting di Aceh.

“Maka untuk itu, Kejaksaan Tinggi Aceh merasa terpanggil dan berkewjiban untuk ikut serta berkontribusi menyelesaikan persoalan stunting ini, karena kita ingin anak-anak Aceh memiliki kesempatan dan peluang yang sama dengan anak daerah lainya,” pungkasnya. (**)

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Syech Muharram Apresiasi Peran MAA dalam Pelestarian Adat Aceh

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Buka Musrenbang Perdana RKPD 2027 di Darul Imarah

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Hadiri Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa di Masjid Al Muhajirin Lanud SIM

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Buka Musrenbang Kecamatan Seulimuem untuk RKPD 2027

Aceh Besar

Pj Bupati Peusijuek dan Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Aceh Besar 

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Sampaikan Pengantar Nota Keuangan dan Qanun kepada DPRK 

Aceh Besar

Capaian P3DN Aceh Besar Tahun 2023 Tembus 76,60 Persen 

Aceh Besar

Meugang Pertama, Daging Dijual Rp 180 Ribu Per Kilogram di Aceh Besar