Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:29 WIB

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas peresmian Bendungan Keureuto di Aceh Utara dan Bendungan Rukoh di Pidie yang menjadi Proyek Strategis Nasional. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas peresmian Bendungan Keureuto di Aceh Utara dan Bendungan Rukoh di Pidie yang menjadi Proyek Strategis Nasional. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), sampaikan terimakasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas peresmian Bendungan Keureuto Aceh Utara, dan Bendungan Rukoh Pidie.

“Berfungsinya dua bendungan itu, sangat bermanfaat bagi Aceh,” kata Gubernur Mualem, Sabtu (11 Juli 2026).

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh bersamaan dengan tiga bendungan lainnya, pada Jumat (10 Juli 2026). Peresmian digelar secara langsung di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Empat lainnya diresmikan secara hybrid, yakni Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Dukung Komunitas ASN Mengajar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Mewakkili Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, bersama unsur Forkopimda Aceh, mengikuti rangkaian peresmian tersebut secara virtual di lokasi Bendungan Rukoh, Pidie.

“Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum atas penyelesaian dua bendungan di Aceh,” kata Sekda Nasir yang didampingi Kepala Dinas Pengairan Aceh, Erwin Ferdiansyah.

Bendungan Keureuto dibangun sejak tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp. 2,961 triliun, dan Bendungan Rukoh dibangun sejak 2018 dengan nilai kontrak Rp. 1,7 triliun. “Alhamdulillah sekarang sudah diresmikan Bapak Presiden Prabowo,” kata Nasir.

Sekda Nasir menyampaikan bahwa penyelesaian Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh sebagai Proyek Strategis Nasional menjadi pondasi penguatan ketahanan pangan, ketahanan air, ketahanan energi, dan pengendalian air di Aceh.

Baca Juga :  Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Ribuan Jamaah Padati Pelataran

Secara detail, Sekda Nasir menjelaskan kemanfaatan dua bendungan tersebut. “Dua bendungan itu mampu melayani 26.889 hektar irigasi,” katanya. Ia menyebutkan Bendungan Keureuto yang berlokasi di Aceh Utara memiliki kapasitas menampung 215 juta meter kubik air.

“Manfaatnya, bendungan itu dapat melayani 14.695 hektar irigasi, penyediaan air baku 650 liter per detik, pengendalian banjir 627 hektar. Bahkan memiliki potensi pembangkit Listrik PLTA 6,34 MW dan potensi PLTS terapung 179 MW sebagai energi baru terbarukan,” katanya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Dorong Percepatan Bantuan Rumah untuk Masyarakat dan Eks Kombatan

Adapun Bendungan Rukoh di Pidie, Nasir menyebutkan kapasitas tampungnya mencapai 128 juta meter kubik air. “Bendungan Rukoh melayani irigasi 12.194 hektar di Daerah Irigasi Baro Raya, menyediakan air baku 900 liter per detik untuk 20 kecamatan, mengendalikan banjir 51 hektar, dan potensi pengembangan PLTMH 1,22 MW dan PLTS 137 MW,” katanya.

Selain itu, kata Sekda Nasir, optimalisasi kedua bendungan itu akan mendukung program swasembada pangan nasional melalui indeks pertanaman. “Sebanyak 384 ton per tahun,” katanya. “Ketahanan air bagi masyarakat dan kawasan industri, pengembangan energi hijau, dan pengurangan risiko banjir,” katanya.[]

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

Berita

Wagub Aceh Fadhlullah Turun Tangan Selesaikan Konflik Lahan Tol Sigli–Banda Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh

Pemerintah Aceh

Pascabanjir, Aktivitas Pendidikan Dayah Aceh Mulai Pulih, Pemprov Siapkan Dukungan

Pemerintah Aceh

Temu Ramah Paskibraka Aceh 2026, Sekda M. Nasir Tekankan Disiplin dan Integritas

Banda Aceh

Perbakin Aceh Matangkan Persiapan Pra-PORA Menembak 2026 di Lapangan Mata Ie

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Terima Audiensi Human Initiative, Dorong Program Cash for Work untuk Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Aceh

Sekda Minta Distanbun Percepat Serapan Anggaran dan Tingkatkan Kinerja Lapangan