Home / Kesehatan / Pemerintah Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:48 WIB

Sekda Aceh Terima MER-C, Perkuat Kolaborasi Penanganan Dampak Bencana

mm Redaksi

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, didampingi Staf Ahli Gubernur Aceh, para Kepala SKPA terkait dan Staf Khusus Gubernur Aceh, saat menerima Audiensi Pengurus Organisasi Kemanusian Medical Emergency Resque Committe (MER-C) beserta Forum Solidaritas Aceh, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Jum'at (16/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, didampingi Staf Ahli Gubernur Aceh, para Kepala SKPA terkait dan Staf Khusus Gubernur Aceh, saat menerima Audiensi Pengurus Organisasi Kemanusian Medical Emergency Resque Committe (MER-C) beserta Forum Solidaritas Aceh, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Jum'at (16/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyambut dan menggelar pertemuan dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Kantor Gubernur Aceh, Jumat (16/1/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Aceh.

Dalam pertemuan itu, Sekda M. Nasir menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh saat ini telah melibatkan sekitar 150 Civil Society Organization (CSO) serta 96 perusahaan untuk berkolaborasi dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada MER-C atas kontribusi nyata yang telah diberikan dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Aceh Ajak Pelajar Suntik Vaksin di BACH

“Kami sangat mengapresiasi peran MER-C yang terus hadir dan bekerja langsung di lapangan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal,” ujar M. Nasir.

Sementara itu, Presidium MER-C, Dr. Ir. Ahyahudin Sodri, M.Sc, menjelaskan bahwa MER-C hadir untuk mendampingi dan melengkapi upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan, khususnya di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau layanan kesehatan.

“Hingga saat ini, tim MER-C masih aktif di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah,” jelas Ahyahudin.

Baca Juga :  Biro PBJ Setda Aceh Gelar Sosialisasi dan Pendampingan Pencatatan Non Tender di SPSE

Ia menambahkan, di Aceh Tamiang pihaknya telah mengaktifkan layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) guna membantu petugas kesehatan setempat. Selama fase tanggap darurat, MER-C tetap berada di lokasi untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

“Fokus penanganan saat ini masih pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kolera, serta persoalan keterbatasan sumber air bersih yang masih menjadi masalah serius bagi para pengungsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Aceh Besar Raih Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan 2025, Forikan Ajak Ibu-Ibu Kreatif Olah Ikan untuk Anak

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah memfokuskan upaya untuk mengaktifkan Rumah Sakit Mukhtar Hasbi di Aceh Utara.

“Persyaratan administrasi dan teknis sedang kami lengkapi agar rumah sakit tersebut dapat segera beroperasi dan menjadi rujukan bagi puskesmas-puskesmas di sekitarnya,” kata Ira.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, serta sektor swasta dalam memastikan layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di Aceh dapat terpenuhi secara optimal.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Dilaksanakan Setiap Jumat Selama Ramadhan, dr Hessi Arfina: Bentuk Kepedulian IDI

Daerah

Fadhil Ilyas Ditunjuk Kembali Sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh Dalam RUPSLB

News

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tegaskan Komitmen Bersih, Transparan, dan Pro-Rakyat 

News

Plt Sekda Minta BUMN Ikut Bangun Aceh

Kesehatan

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

News

Wakili Gubernur, Plt Sekda Sambut Kedatangan Dubes UEA dan Direktur Mubadala Energy di Aceh

News

Gubernur Mualem dan Istri Halal bi Halal ke Kediaman Wali Nanggroe

Pemerintah Aceh

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Qanun APBA 2026