Sabang — Tim Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Mubadala Energy melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas yang dikelola Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) di Dermaga CT3, Senin (17/11/2026).
Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung rencana lokasi shorebase sebagai fasilitas pendukung aktivitas pengeboran migas di wilayah lepas pantai Blok Andaman.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesesuaian data teknis yang sebelumnya disampaikan BPKS dengan kondisi faktual di lapangan. Tim memeriksa kelayakan infrastruktur, utilitas pendukung, serta kesiapan operasional pelabuhan sebagai fasilitas logistik industri migas.
Dalam prosesnya, tim SKK Migas dan Mubadala Energy mengevaluasi ketersediaan lahan seluas 8 hektare, fasilitas dermaga, area penumpukan barang, suplai air bersih, pasokan listrik, fasilitas pengolahan limbah, dan peralatan kepelabuhanan yang menjadi persyaratan utama shorebase.
Tim juga menilai kemampuan BPKS sebagai operator Pelabuhan Sabang dalam memenuhi standar operasional industri migas.
Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, menegaskan kesiapan penuh pihaknya memenuhi seluruh standar yang dibutuhkan.
“BPKS siap memenuhi standar sebagaimana yang dipersyaratkan. Bila diperlukan, kami terbuka bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan layanan kepelabuhanan terpenuhi secara maksimal,” ujar Iskandar.
Ia menambahkan bahwa BPKS telah bersinergi dengan instansi vertikal seperti Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan KSOP untuk memastikan kelancaran arus barang di kawasan pelabuhan dan Free Trade Zone Sabang. Menurutnya, fasilitas dan kemudahan yang dimiliki kawasan perdagangan bebas memberikan nilai tambah bagi rencana pembangunan shorebase.
“Kami memiliki berbagai keunggulan yang terus kami benahi. Namun pada prinsipnya kami mengharapkan dukungan seluruh pihak, khususnya masyarakat Sabang, agar Mubadala Energy dapat hadir dan beroperasi dengan baik di Sabang,” kata Iskandar.
Lokasi yang dikunjungi
Tim SKK Migas dan Mubadala Energy bersama BPKS meninjau beberapa fasilitas strategis, termasuk:
Kompleks Terminal 3
Terminal 1
Fasilitas pengolahan limbah
Power Plant
Fasilitas pengolahan air bersih
Peralatan pendukung jasa kepelabuhanan
Hasil peninjauan ini akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kelayakan Sabang sebagai lokasi shorebase untuk mendukung operasional Mubadala Energy di Blok Andaman.
BPKS berharap kunjungan ini membuka peluang investasi energi baru serta memperkuat posisi Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dengan daya saing tinggi.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi










