Home / Banda Aceh / Parlementaria

Senin, 9 Maret 2026 - 23:22 WIB

Penataan Taman Sari dan lapangan SMEP masuk tahap perencanaan, Dewan Apresiasi Walikota Illiza

mm Redaksi

Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh Teuku Arief Khalifah. Foto: Dok. Istimewa

Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh Teuku Arief Khalifah. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh Teuku Arief Khalifah menyampaikan apresiasi ke Walikota Banda Aceh dengan di mulainya pekerjaan perencanaan bagi Penataan Taman Sari sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Revitalisasi ini merupakan salah satu rencana yang tertampung dalam Visi Misi Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal. Dan sebenarnya sejak tahun 2025 lalu Anggaran untuk peningkatan fungsi dan penataan Taman Sari sudah di plot kan untuk dapat dilaksanakan di tahun 2026 ini, dan alhamduillah telah mulai berproses.

Baca Juga :  Komisi VI DPRA menerima aspirasi yang disampaikan oleh Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh

Arief menyampaikan bahwa pelaksaan pekerjaan perencanaan nya sudah dalam tahap lelang untuk kemudian akan dilaksanakan penataan nya di pertengahan tahun.

“Jadi ya Alhamdulillah perencanaan penataan ini dapat segera di mulai, menurut informasi yang saya terima penataan wilayah ini akan lebih memaksimal kan penggunaan ruang-ruang sebagai sarana publik dan memodernkan sarana dan prasarana yang saat ini ada di Taman Sari. Saya juga optimis kegiatan fisik nya dapat dikejar dalam tahun 2026 ini seperti yang tercantum dalam dokumen APBK tahun Anggaran 2026, ujar Arief.

Baca Juga :  Serangan ke Sekda Aceh Adalah Provokasi, Bukan Kritik Konstruktif

Arief juga menjelaskan PUPR sebagai OPD pelaksana pastinya sudah mempersiapkan segala aspek dalam menyerap aspirasi warga Kota bahkan akan membuka ruang bagi para ahli tata kota dalam tahap perencanaan nya.

“Saya melihat dalam dokumen anggaran kegiatan ini sudah tercantum kegiatan-kegiatan seperti Forum Group Discussion (FGD), studi kelayakan, Dokumen Lingkungan bahkan Amdal Lalin. Jadi secara administratif PUPR akan membuka semua ruang agar masyarakat, akademisi dan stakeholder bisa terlibat dalam revitalisasi ini. Terlebih selain fungsi nya sebagai RTH, Taman Sari juga punya sejarah dari masa Kesultanan Aceh” ujar Politisi Gerindra ini.

Baca Juga :  Arief Khalifah desak PUPR Aceh perbaiki jalan Provinsi yang rusak di Banda Aceh

Arief melanjutkan bahwa dirinya optimis Illiza akan mampu merubah wajah kota dengan memperhitungkan fungsi ekologis, ruang publik sekaligus ruang hijau.

“Bukan hanya Taman Sari yang perencanaan nya sudah dalam tahap lelang, tapi juga lapangan SMEP Peunayong yang sudah bertahun tahun tidak tersentuh. Jadi ya saya optimis lah kedua lokasi tersebut akan dapat di manfaatkan sebagai ruang terbuka bagi warga Kota Banda Aceh” ujar nya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Sidang Pengadilan Keliling Banda Aceh Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Parlementaria

HUT ke-821 Banda Aceh, Paripurna Istimewa Dipenuhi Nuansa Adat dan Budaya Aceh

Banda Aceh

Taman Bustanulsallatin: Dari Jejak Kerajaan Aceh hingga Desakan Wakil Ketua DPRK, Daniel Abdul Wahab, Kembalikan Fungsi RTH

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Tutup Turnamen DJBC Boxing Cup I 2025

Banda Aceh

Camat Lueng Bata Imbau Warga Dekat Tanggul dan Sungai Siaga Banjir

Parlementaria

HUT ke-821 Banda Aceh, DPRK Soroti Pemerataan Pembangunan dan Ekonomi Rakyat

Parlementaria

Penerapan “MyPertamina” Tidak Selaras Di Pelosok Indonesia

Parlementaria

Ketua Komisi III DPRA: Qanun Migas Rakyat Aceh Sangat Mendesak