Banda Aceh – Syeikh Reza Abdul Jabbar bersama Ustazah Peggy Melati Sukma mengisi tausiah pada program “Kupi Beungoh” yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Keluarga yang Kokoh dalam Membangun Rumah Tangga yang Tangguh” tersebut dihadiri sekitar 200 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Banda Aceh. Turut hadir perangkat gampong serta ibu-ibu majelis taklim.
Dalam tausiahnya, Syeikh Reza Abdul Jabbar mengingatkan pentingnya sikap rendah hati dalam kehidupan, baik sebagai pemimpin keluarga maupun pemegang amanah jabatan.
“Setinggi apa pun posisi dan jabatan yang kita miliki, setiap langkah dalam kehidupan rumah tangga merupakan ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keikhlasan,” ujar Syeikh Reza yang sesekali menggunakan logat khas Aceh dalam penyampaiannya.
Senada dengan itu, Ustazah Peggy Melati Sukma menekankan bahwa ketangguhan keluarga menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Ke mana pun kita pergi dan setinggi apa pun kedudukan yang kita raih, kehidupan rumah tangga tetap menjadi tempat pembelajaran dan ujian bagi setiap insan,” katanya.
Syeikh Reza Abdul Jabbar merupakan putra kelahiran Aceh yang telah menetap di Selandia Baru sejak tahun 1993. Selain dikenal sebagai pengusaha peternakan, ia juga aktif sebagai imam besar komunitas Muslim Islam Kaffah di negara tersebut.
Sementara itu, Ustazah Peggy Melati Sukma sebelumnya dikenal luas sebagai aktris dan pemeran sejumlah film serta sinetron nasional sebelum memutuskan berhijrah dan aktif berdakwah.
Usai mengisi tausiah dalam program Kupi Beungoh, pasangan dai tersebut dijadwalkan kembali menyapa masyarakat melalui kegiatan Dakwah Akbar yang digelar di Taman Bustanussalatin (Taman Sari) Banda Aceh usai salat Isya.
Editor: Amiruddin. MK














