Home / Internasional / Peristiwa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:53 WIB

Terkait Greenland, AS Diskusi dengan NATO

mm Redaksi

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Dok. The White House)

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Dok. The White House)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengatakan bahwa Greenland sangat penting bagi keamanan nasional negaranya dan pihaknya tengah menjalin diskusi dengan NATO terkait wilayah tersebut.

“NATO telah bernegosiasi dengan kita mengenai Greenland. Kita sangat membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional,” kata Trump melansir AA, Sabtu (17/1).

“Jika kita tidak memilikinya, kita akan memiliki celah besar dalam keamanan nasional, terutama terkait dengan apa yang kita lakukan dalam hal Golden Dome dan semua hal lainnya. Kami sedang berbicara dengan NATO,” sambungnya.

Baca Juga :  Perang Dunia III Akan Pecah? AS Tetap Sita Kapal Tanker Rusia

Trump tidak memberikan detail spesifik tentang inisiatif militer atau keamanan yang ia maksud, tetapi menekankan bahwa AS secara aktif melibatkan NATO dalam masalah tersebut.

Sebelumnya, Trump mengaku mempertimbangkan untuk menggunakan tarif sebagai alat tawar-menawar terhadap negara-negara yang menentang kepentingan AS terkait Greenland.

Baca Juga :  Penggunaan AI oleh China Bikin Amerika Ketar-ketir

“Saya mungkin akan mengenakan tarif pada negara-negara jika mereka tidak setuju dengan Greenland, karena kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional. Saya mungkin akan melakukan itu untuk Greenland juga,” ujarnya.

Minggu lalu, Trump menyarankan agar AS harus “mengambil alih” Greenland untuk mencegah Rusia atau Cina menguasai Greenland. Namun, baik Denmark maupun Greenland telah menolak ambisi Trump dan menegaskan kembali kedaulatan wilayah otonom Denmark tersebut.

Baca Juga :  Trump Berdarah Usai Ditembak saat Kampanye

Para pejabat tinggi Denmark juga telah bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio di Gedung Putih pada hari Rabu untuk membahas Greenland. Setelah pertemuan itu, Menlu Denmark Lars Lokke Rasmussen menggambarkan diskusi itu sebagai “terus terang dan konstruktif” tetapi Masih ada “perbedaan pendapat”.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kemenlu RI Berhasil Bebaskan WNI dari Ancaman Hukuman Mati

Daerah

Update Perkembangan Percepatan Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Di Sumatra

Daerah

Presiden Prabowo Dijadwalkan ke Aceh Besok

Internasional

Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan Sembilan Jenazah WNI Korban Kebakaran di Hong Kong

Daerah

Mayat Warga Tanjung Deah Ditemukan di Bawah Jembatan Lamnyong

Internasional

Kemlu RI : Anggaran Pemberangkatan TNI ke Palestina Masih Dibahas

Peristiwa

Wakil Presiden Melepas Jamaah Haji Aceh di Bandara SIM

Internasional

Penanganan Rohingya Oleh kemenkumham Aceh Telah sesuai Aturan