Home / Internasional / Pemerintah

Senin, 26 Mei 2025 - 19:11 WIB

Tiga pengungsi Rohingya dapat kewarganegaraan Kanada

Farid Ismullah

Satu Keluarga pengungsi Rohingya di Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Saat akan diterbangkan ke jakarta di dampingi Kabid Pengawasan dan Penindakan Kanwil Ditjenim Aceh, Mohamad Agus Sofani (Kedua Kiri) Bersama Petugas Imigrasi Bandara, Aceh Besar, Senin (26/5/2025). (Foto : NOA.co.id/Farid Ismullah).

Satu Keluarga pengungsi Rohingya di Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Saat akan diterbangkan ke jakarta di dampingi Kabid Pengawasan dan Penindakan Kanwil Ditjenim Aceh, Mohamad Agus Sofani (Kedua Kiri) Bersama Petugas Imigrasi Bandara, Aceh Besar, Senin (26/5/2025). (Foto : NOA.co.id/Farid Ismullah).

Banda Aceh – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh menyatakan satu keluarga pengungsi Rohingya terdiri suami dan istri serta seorang anak mendapatkan kewarganegaraan Kanada, Senin.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Mohamad Agus Sofani mengatakan tiga pengungsi Rohingya tersebut yakni Asadullah bin Saifullah dan istrinya Arman binti Mohammad serta anak mereka Shomeem Saifa.

“Yang mendapat kewarganegaraan negara ketiga tersebut adalah suaminya dan berhak membawa keluarga. Mereka sudah dua tahun di Indonesia dan selama ini banyak membantu menjadi penerjemah pengungsi Rohingya lainnya,” kata Mohamad Agus kepada Kantor Berita NOA.co.id, 26 Mei 2025.

Baca Juga :  Kapal Alami Kecelakaan, 20 WNI selamat dan telah dievakuasi

Agus menyebutkan Asadullah bin Saifullah menerima kewarganegaraan negara ketiga karena memiliki keterampilan. Untuk diterima menjadi warga negara ketiga membutuhkan proses panjang dan waktu lama.

Baca Juga :  DPR Aceh Apresiasi Pj. Gubernur Aceh dan KONI Atas Suksesnya PON XXI Aceh-Sumut

Menurut agus, sedikit sekali pengungsi dari luar negeri mendapatkan kesempatan diterima menjadi warga negara lainnya. Kesempatan tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik serta berkontribusi bagi negara yang menampung.

“Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sampaikan juga kepada pengungsi Rohingya lainnya agar memiliki keterampilan dan paling penting mahir berbahasa Inggris,” kata Mohamad Agus.

Selama di Aceh, kata Agus, Asadullah bin Saifullah banyak membantu lembaga internasional yang menangani pengungsi Rohingya di Aceh di antaranya IOM. Asadullah bin Saifullah juga menjadi penerjemah bagi pengungsi Rohingya.

Baca Juga :  Kakanwil Ditjenim Aceh : Jaga Organisasi Dengan Baik

“Selama ini, Asadullah bin Saifullah tinggal di Pidie. Dan hari ini, kami mendampingi Asadullah bin Saifullah bersama keluarga mengurus dokumen perjalanan luar negeri. Kami berharap pencapaian Asadullah bin Saifullah menjadi motivasi bagi pengungsi Rohingya,” Tutup Mohamad Agus Sofani.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Menko Polkam Tekankan Komunikasi Publik Terpadu dan Berbasis Data Pascabencana

Aceh Besar

Tabuh Gendang, Pj Bupati Aceh Besar Deklarasikan ODF di Blang Bintang

Daerah

Supervisi Pagu Anggaran Tahun 2025, Kemenkumham Aceh Harap Memberikan Manfaat bagi Masyarakat

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Deklarasi Kecamatan ODF di Lhoknga

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi: RPJPD Aceh Barat Harus Sejalan Arahan Nasional

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Zoom Meeting dengan Dirjen Otda

Internasional

Kisah Hidup Diaspora Indonesia di Norwegia

Aceh Besar

Jika Dipercayakan, Aceh Besar Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ Aceh Tahun 2025