Home / Hukrim / Internasional / Peristiwa

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:29 WIB

TNI Berhasil bebaskan Empat WNI yang diculik di Perairan Gabon 

mm Redaksi

TNI bersama Otoritas Terkait Setempat Berhasil bebaskan Empat WNI yang diculik Di Perairan Gabon, Kamis (6/3/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Puspen TNI)

TNI bersama Otoritas Terkait Setempat Berhasil bebaskan Empat WNI yang diculik Di Perairan Gabon, Kamis (6/3/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Puspen TNI)

Banda Aceh – TNI melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja berhasil membebaskan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya menjadi korban penculikan oleh perompak di perairan Gabon pada 11 Januari 2026 di lepas pantai Gabon, Afrika Tengah.

Dalam siaran pers resmi Mabes TNI, Dijelaskan bahwa, Pembebasan tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 22.05 waktu setempat dan keempat ABK berhasil tiba di Lagos, Nigeria, Jumat (6/03/2026).

Baca Juga :  Jaksa Hadirkan 20 Saksi dalam Sidang Dugaan Korupsi Dana Desa di Aceh Besar

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi Kantor Berita NOA.co.id, Jumat, mengatakan, pembebasan para ABK tersebut terjadi setelah melalui proses negosiasi cukup panjang hingga terjadi kesepakatan yang membuahkan hasil pada 3 Maret 2026 lalu.

Baca Juga :  Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI dari Kamboja

“Berjumlah 9 orang dibebaskan didalamnya termasuk keempat WNI, yaitu Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana,” Kata Kapuspen Aulia

Kapuspen Menjelaskan, Untuk sementara waktu, para ABK WNI tersebut ditempatkan di fasilitas penampungan yang aman di Lagos, untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik mereka pasca pembebasan.

Baca Juga :  BP3MI Riau amankan 32 PMI Ilegal usai kapal karam di laut, 11 diantaranya warga Aceh

“Keberhasilan pembebasan para ABK tersebut merupakan hasil koordinasi dan komunikasi yang efektif antara Athan RI di Abuja, KBRI di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, Perusahaan IB Fish, Athan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos,” Demikian Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Tiba di Polda Aceh, Penyidik Langsung Periksa Abu Laot

Hukrim

Riza Chalid DPO, Kejagung: Korupsi Pertamina Rugikan Negara Rp 285 Triliun

Internasional

Indonesia Perjuangkan Keselamatan Jurnalis Perempuan di Sidang IPDC Paris

Internasional

14 ABK Indonesia diamankan APMM, KBRI Kuala Lumpur Upayakan akses kekonsuleran

Hukrim

Polisi Sebut Diplomat Arya Meninggal Karna Bunuh Diri, Ini Kata DPR

Hukrim

JAM-Intelijen : Keberhasilan pelaksanaan PSN dan PSD sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional

Aceh Timur

Ronny Ketua FAKSI Aceh Timur Pertanyakan Sikap DPRA Diduga Bungkam Terkait BRA

Internasional

Repatriasi menjadi faktor kunci untuk menyelesaikan krisis Rohingya