Aceh Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memburu akar kemiskinan melalui verifikasi langsung ke lapangan.
Langkah ini bertujuan mengungkap persoalan yang membuat warga tetap miskin sebagai dasar penyusunan program penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Abdya, Sufrinaldi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian upaya penanggulangan kemiskinan.
“Langkah ini menindaklanjuti rapat kerja Bupati Abdya bersama para keuchik beberapa waktu lalu,” kata Sufrinaldi, Senin (26/10/2026).
Dalam rapat tersebut, Bupati menekankan pentingnya mendiagnosis penyebab kemiskinan.
Diagnosis ini agar pemerintah memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
“Verifikasi lapangan ini juga untuk mengecek kembali data yang kami terima dari para keuchik dan hasil pembahasan melalui kegiatan desk di Bapperida beberapa waktu lalu,” sebut Sufrinaldi.
Menurutnya, pengecekan langsung ke lapangan penting untuk mencocokkan data dengan kondisi riil masyarakat.
“Pemerintah juga perlu memahami faktor yang menghambat warga meningkatkan kesejahteraan agar penanganan kemiskinan tidak hanya bertumpu pada data administratif,” tegasnya.
Sufrinaldi berharap hasil verifikasi tersebut menghasilkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat miskin.
“Harapannya, setelah verifikasi lapangan ini, kita dapat melahirkan program dan kegiatan yang tepat untuk menangani kemiskinan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah perlu memahami akar persoalan setiap keluarga.
“Memahami akar persoalannya agar upaya penanggulangan kemiskinan mampu mendorong perubahan nyata dan membantu masyarakat keluar dari zona kemiskinan,” demikian katanya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar















