Aceh Barat Daya — Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Tgk. Mustiari, mendesak Pemerintah Aceh segera melakukan pembenahan fasilitas di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga.
Desakan tersebut muncul setelah banyaknya keluhan dari nelayan terkait keterbatasan fasilitas sandar kapal di pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas perikanan di wilayah barat selatan Aceh itu.
Menurut Mustiari, kondisi pelabuhan saat ini belum mampu mendukung kebutuhan nelayan yang setiap hari melakukan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan di kawasan tersebut.
“Fasilitas sandar boat nelayan masih sangat terbatas dan menyulitkan nelayan yang menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan,” tegasnya.
Karena itu, katanya, Pemerintah Aceh perlu memberikan perhatian serius terhadap kondisi pelabuhan ini, terutama terkait fasilitas sandar boat nelayan.
“Ini kebutuhan mendasar bagi masyarakat nelayan kita,” ujar Mustiari, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, nelayan memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas yang layak agar aktivitas melaut dan pendaratan ikan dapat berjalan dengan aman dan efisien.
“Kami dari DPRK Abdya sangat mendukung desakan tersebut. Pemerintah Provinsi jangan tutup mata terhadap kondisi ini,” tegasnya.
Mustiari juga menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembenahan fasilitas di kawasan PPI Ujung Serangga.
Sementara itu, Panglima Laot Aceh Barat Daya, T. Indra Kesuma yang akrab disapa Acek, mengungkapkan persoalan utama di pelabuhan tersebut adalah tidak tersedianya fasilitas sandar yang memadai.
Kondisi tersebut memaksa banyak kapal nelayan untuk berpindah ke Pelabuhan Labuhan Haji di Kabupaten Aceh Selatan setelah melakukan aktivitas bongkar hasil tangkapan di Ujung Serangga.
“Setelah bongkar ikan di sini, kita harus membawa boat ke Labuhan Haji untuk bersandar. Tentu hal ini menambah beban biaya bagi nelayan,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapat solusi yang memadai dari pemerintah.
“Kalau banyak boat dari luar bersandar di Ujung Serangga, ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan pasti akan meningkat,” katanya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar














