Home / Internasional / Pemerintah

Sabtu, 1 November 2025 - 14:22 WIB

Wali Nanggroe Terima Dubes Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Aceh–Moskow

mm Redaksi

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Alhaytar menerima Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu (1/11/2025). Pertemuan berlangsung hangat dan membahas peluang kerja sama Aceh–Moskow di berbagai sektor. Foto: Dok. Istimewa.

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Alhaytar menerima Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu (1/11/2025). Pertemuan berlangsung hangat dan membahas peluang kerja sama Aceh–Moskow di berbagai sektor. Foto: Dok. Istimewa.

Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Alhaytar menerima kunjungan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, bersama Sekretaris Kedubes, Mrs. Ekaterina Kuznetsova, di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu, 1 November 2025. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Paduka Yang Mulia didampingi Staf Khusus DR. M. Raviq, Katibul Wali Abdullah Hasbullah, S.Ag., MSM, serta sejumlah kepala dinas Pemerintah Aceh, di antaranya Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral, Kadis Perhubungan, Kadis Pertanian dan Perkebunan, serta Kadis Pendidikan Aceh.

Baca Juga :  Pererat Tali Silaturahmi, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Aceh Selatan Gelar Outbond 

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama antara Aceh dan Rusia di berbagai bidang strategis, seperti energi, pendidikan, dan pertanian. Wali Nanggroe menegaskan pentingnya memperkuat hubungan internasional Aceh dengan negara-negara sahabat, khususnya yang memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi dan sumber daya manusia. Duta Besar Rusia menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi besar Aceh yang kaya sumber daya alam dan memiliki posisi strategis di jalur perdagangan dunia, Selat Malaka.

Hubungan Aceh dan Rusia sesungguhnya telah berakar dalam sejarah panjang diplomasi internasional. Pada masa Kesultanan Aceh Darussalam, wilayah ini dikenal luas sebagai pusat perniagaan dan kebudayaan di Asia Tenggara. Rusia, yang pada abad ke-19 mulai memperluas pengaruhnya ke kawasan Asia Pasifik, mengenal Aceh sebagai kerajaan yang berdaulat dan disegani. Catatan kolonial Belanda bahkan menyinggung perhatian Rusia terhadap perjuangan Aceh melawan penjajahan, karena melihat Aceh sebagai bangsa yang tangguh dan memiliki jati diri kuat.

Baca Juga :  Pemerintah Tingkatkan Pegawasan WNA Guna hadapi Ancaman Keamanan Nasional

Kini, semangat kerja sama itu kembali menemukan ruang baru. Pemerintah Rusia melalui kedutaannya di Jakarta menunjukkan minat menjalin hubungan dengan berbagai daerah potensial di Indonesia, termasuk Aceh. Dengan kekayaan alam, sektor energi yang menjanjikan, serta komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan teknologi, Aceh dipandang sebagai mitra yang layak diperhitungkan.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, Imigrasi Sabang Bagikan Susu ke Siswa SDN 5 Kota Sabang

Lembaga Wali Nanggroe yang dipimpin Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Alhaytar terus memainkan peran penting dalam memperkuat citra dan martabat Aceh di mata dunia. Melalui diplomasi budaya dan dialog internasional, lembaga ini menjadi jembatan yang menghubungkan Aceh dengan komunitas global. Pertemuan antara Wali Nanggroe dan Duta Besar Rusia menjadi langkah penting untuk membuka babak baru kerja sama Aceh–Moskow, demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Aceh di masa depan.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Pastikan WTP Mata-Ie PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Beroprasi Dengan Baik

Pemerintah

Asisten II Ajak Rekanan Percepat Pengerjaan Venue PON XXI

Daerah

Pemko Banda Aceh Bantah Danai Buzzer

Nasional

Presiden Joko Widodo menyerahkan Golden Visa secara simbolis kepada Shin Tae Yong

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi Jatuh pada Hari Rabu, 10 April 2024

Kesehatan

Atasi Persoalan TBC, Mendagri Minta Kepala Daerah Gunakan Otoritas Lakukan Penanganan

Daerah

Rehab Makam Tengku Diujung Desa Latak Ayah Diduga Tak Sesuai Harapan Masyarakat

Aceh Barat

Pawai 1 Muharram di Arongan Lambalek, Bukti Semangat Kebersamaan dan Syiar Islam