Home / Pemerintah

Minggu, 23 Juni 2024 - 21:36 WIB

Asisten II Ajak Rekanan Percepat Pengerjaan Venue PON XXI

mm Redaksi

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Zulkifli, selaku Wakil Ketua Harian 1 PB PON XXI Wilayah Aceh, meninjau sejumlah lokasi pengerjaan venue Cabang Olahraga Taekwondo yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, di Kawasan Pidie Convention Center, Minggu (23/6/2024) (Foto: noa.co.id/FA)

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Zulkifli, selaku Wakil Ketua Harian 1 PB PON XXI Wilayah Aceh, meninjau sejumlah lokasi pengerjaan venue Cabang Olahraga Taekwondo yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, di Kawasan Pidie Convention Center, Minggu (23/6/2024) (Foto: noa.co.id/FA)

Sigli – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Zulkifli, selaku Wakil Ketua Harian I PB PON XXI Wilayah Aceh, mengajak para rekanan untuk menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, dengan memacu pengerjaan sejumlah venue yang saat ini sedang dikerjakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten II Sekda Aceh, saat meninjau lokasi pengerjaan venue Cabang Olahraga Taekowondo, di kawasan Pidie Convention Center. Nantinya, venue ini akan dipergunakan pada perhelatan PON XXI, di Kabupaten Sigli, Minggu (23/6/2024).

“Pemerintah Aceh mengajak semua pihak, termasuk para rekanan untuk mendukung kesuksesan PON XXI. Bentuk dukungan dari para rekanan tentu saja memacu dan melakukan upaya percepatan pengerjaan venue. Karena pada Agustus mendatang sejumlah Kementerian dan Lembaga yang terkait PON akan turun ke Aceh untuk melihat progres pembangunan venue-venue yang ada di Aceh,” ujar Zulkifli.

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi Beasiswa Pemerintah Aceh Pastikan 21 Anggota DPRA Terlibat

Oleh karena itu, Zulkifli yang saat ini juga menjabat sebagai Plh Kepala Dinas Perkim Aceh, mengimbau agar rekanan mempercepat pengerjaan agar bisa selesai lebih cepat dari target yang telah ditentukan sebelumnya.

“Sebelum PON berlangsung, seluruh venue akan diuji coba. Untuk itu, kami imbau teman-teman, para rekanan untuk bekerja lebih cepat, dengan menambah alat dan jam kerja agar venue bisa selesai lebih cepat dari target awal. Namun, kualitas pengerjaan tentu harus diperhatikan, harus tetap baik,” imbau Zulkifli.

Baca Juga :  Kementerian BUMN Perkuat Ekosistem UMKM Aceh

Menanggapi hal tersebut, Sofyan, selaku rekanan pembangunan venue Taekwondo menjelaskan, saat ini tim telah melakukan kerja sistem aplusan dengan lama waktu kerja per hari mencapai 12 jam.

“Kami siap mendukung kesuksesan PON Pak. Saat ini sejumlah upaya percepatan juga terus kita lakukan, termasuk menambah jam kerja, dengan sistem shift. Sejak beberapa waktu lalu, kami telah menerapkan 12 jam kerja per hari,” ujar Sofyan.

Baca Juga :  Indonesia Kecam Serangan Israel Ke Qatar

Dari venue Taekwondo, Asisten II Sekda Aceh bertolak ke venue Cabor Sepak Bola Pool C, di Lapangan Sepak Bola Blang Paseh. Saat ini, rekanan sedang melakukan penanaman rumput dan pengerjaan tribun penonton.

Selanjutnya, Asisten II menuju ke Lapangan Sepak Bola Lhang Tijue dan Lapangan Sepak Bola Bambi. Saat ini, rekanan sedang merehabilitasi Lapangan tersebut. Nantinya, kedua lapangan sepakbola tersebut akan dijadikan sebagai tempat latihan bagi kesebelasan yang bertanding di Pool C.

Penulis: Fajrizal

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pj Gubernur dan Forkopimda Ikut Saksikan Pawai Kemerdekaan Bersama Ribuan Masyarakat

Internasional

Kemlu RI Pastikan 134 WNI di Nepal dalam kondidi aman

Internasional

Ada WNI kerja di RMAAC, Dubes Santo : sangat memotivasi warga Indonesia untuk mencari kerja secara profesional dan sesuai prosedur

Nasional

Arus Mudik Menurun, Tim Kemenko Polkam Pantau Persiapan Libur Lebaran

Aceh Besar

Muhammad Iswanto Pimpin Rapat Strategi Pencapaian Target Investasi Aceh 2024

Internasional

Dubes Santo Terima Delegasi Sespimti Polri di Kamboja, Bahas Kejahatan Lintas Negara dan Perlindungan WNI

Daerah

Sertijab Kepala Kantor Imigrasi Perkuat Kinerja Keimigrasian di Aceh

Daerah

Pemkab Pidie Dapat Penghargaan Dari BPKP Aceh Atas Pencapaian SPIP Level 3, APIP Level 2, MRI Level 2, dan IEPK Level 3