Home / Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Warga Bongkar Kios Secara Sukarela, Pemkab Pidie Tata Kawasan Kota Mini

mm Amir Sagita

Warga sudah membongkar kios di Kota Mini Kecamatan Mutiara Timur, beberapa waktu yang lalu untuk penataan kota, (Foto.IST).

Warga sudah membongkar kios di Kota Mini Kecamatan Mutiara Timur, beberapa waktu yang lalu untuk penataan kota, (Foto.IST).

Sigli – Ratusan kios di sepanjang jalan kawasan Kota Mini, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, mulai dibongkar oleh pemiliknya secara sukarela sejak 29 Juli 2026.

Pembongkaran dilakukan menyusul rencana Pemerintah Kabupaten Pidie menata kawasan tersebut untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan penyelenggaraan kegiatan tingkat kabupaten.

Sejumlah warga mengaku menerima kebijakan penataan setelah pemerintah melakukan sosialisasi sebelumnya. Mereka memilih membongkar sendiri bangunan yang ditempati tanpa menunggu tindakan penertiban dari pemerintah.
“Kami memahami penataan ini untuk kepentingan bersama. Pemerintah sudah menyampaikan sosialisasi dan pemberitahuan, sehingga kami mendukung dengan membongkar kios secara sukarela,” kata salah seorang warga.

Baca Juga :  Dahlan Iskan Ajak Karyawan PT PEMA "Memindahkan Ufuk"

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi sikap kooperatif masyarakat yang mendukung penataan kawasan Kota Mini.

Menurut Andi, sosialisasi penertiban telah dilakukan melalui surat Forkopimcam Mutiara Timur Nomor 300/363/2026 tertanggal 2 Juli 2026 tentang Sosialisasi dan Pemberitahuan Penertiban Pedagang Kaki Lima.

Baca Juga :  Aceh Besar Krisis Air Bersih, Anggota DPRK Turun Pasok Kebutuhan Air untuk Warga Terdampak

Ia menjelaskan, penataan kawasan dilakukan untuk mendukung sejumlah agenda pemerintah daerah. Selain akan dibangun kantor baru Kecamatan Mutiara Timur di kawasan Kota Mini, wilayah tersebut juga dipersiapkan menjadi lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Kabupaten Pidie.

“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung penataan ini serta kepada Forkopimcam Mutiara Timur yang telah melakukan sosialisasi kepada warga,” ujar Andi.

Pemerintah Kabupaten Pidie berharap proses penataan kawasan dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan komunikasi bersama masyarakat. Pemerintah menilai dukungan warga menjadi faktor penting agar kawasan Kota Mini dapat ditata lebih tertib dan representatif sebagai pusat pelayanan publik sekaligus lokasi pelaksanaan agenda daerah.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor dengan Mendagri dan Mentan

Hingga berita ini ditulis, proses pembongkaran kios masih berlangsung secara bertahap. Belum diperoleh informasi mengenai jumlah pasti kios yang telah dibongkar maupun skema penataan lanjutan bagi para pedagang yang terdampak.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat terima 465 formasi CPNS dan PPPK tahun ini, berikut rinciannya

Daerah

APH Diminta Periksa Plt. Kadisdik Aceh Singkil

Daerah

Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Daerah

Balai KSDA Aceh Bersama Polsek melepas dua ekor Penyu Hijau (Chelonia mydas)

Daerah

Asnawi Kumar Pimpin FPRMI Aceh

Daerah

Sambut Ramadhan, Gampong Lheue Blang Adakan Berbagai Perlombaan

Daerah

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Yonif TP 852/ABY

Aceh Barat

UTU Gelar FGD Terkait Penjaringan PKKM Berbasis Posyantek