Kota Jantho — Sebanyak 16 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) gampong di Kecamatan Seulimuem resmi dilantik dan sekaligus dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gampong, Senin (26/1/2026).
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan Seulimuem, Ny. Evi Maidasari, SE, bertempat di Aula UDKP Kantor Camat Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Wakil Ketua I TP PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar Nurbaiti, Camat Seulimuem Devi Satria, SE, unsur Forkopimcam, serta para keuchik se-Kecamatan Seulimuem.
Adapun 16 Ketua TP PKK yang dilantik dan dikukuhkan sebagai Bunda PAUD berasal dari Gampong Alue Gintong, Data Gaseu, Bugak, Seuneubok, Meunasah Tunong, Mange, Blang Tingkeum, Ujong/Cot Keupula, Leungah, Bak Gue, Lam Uk, Cabeung Dayah, Lampisang Dayah, Ujong Mesjid Lampanah, Lamcarak, dan Lampanah.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I TP PKK Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, menyampaikan ucapan selamat kepada para Ketua TP PKK dan Bunda PAUD yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah mulia yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Jabatan ini bukan sekadar kedudukan, melainkan wujud pengabdian dan kepercayaan masyarakat. Jalankan dengan hati, dengan penuh semangat, dan niatkan sebagai ibadah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK dan Bunda PAUD periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat gampong.
Menurutnya, TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah gampong yang bersentuhan langsung dengan keluarga sebagai unit terkecil pembangunan. Oleh karena itu, Ketua TP PKK yang baru diminta segera menyusun program kerja yang selaras dengan 10 Program Pokok PKK, dengan fokus pada pemberdayaan keluarga.
Nurul Fazli turut menyoroti persoalan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Aceh Besar. Ia berharap TP PKK dan Bunda PAUD dapat menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi anak, edukasi keluarga, serta penguatan layanan PAUD.
“Bunda PAUD adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi emas. Pastikan anak-anak kita mendapatkan layanan PAUD yang berkualitas,” pesannya.
Selain itu, ia mendorong penguatan program parenting untuk meningkatkan pemahaman orang tua terkait pola asuh anak dan remaja, serta mencegah kekerasan terhadap anak. Sinergi antara Pokja Bunda PAUD dan TP PKK gampong diharapkan terus diperkuat, khususnya dalam pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong kreativitas pengurus PKK dalam mengembangkan potensi gampong melalui UP2K PKK (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Camat Seulimuem Devi Satria, SE, menyampaikan bahwa peran TP PKK dan Bunda PAUD sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Ternyata kegiatan di kecamatan lebih banyak digerakkan oleh ibu-ibu. Bapak-bapak biasanya tinggal ACC saja,” ujarnya disambut tawa hadirin.
Ia menekankan pentingnya dukungan para suami dan aparatur gampong terhadap seluruh kegiatan PKK dan Bunda PAUD agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.
Dengan dilantiknya 16 Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Gampong ini, diharapkan gerakan pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Seulimuem semakin kuat dan berkesinambungan.
Editor: Amiruddin. MK









