Home / Daerah / Pemerintah

Rabu, 12 November 2025 - 17:13 WIB

Mendagri Tito Karnavian Terima Gelar Adat “Petua Panglima Hukom Nanggroe” dari Wali Nanggroe Aceh

mm Redaksi

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar menyematkan gelar adat “Petua Panglima Hukom Nanggroe” kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Pendopo Wali Nanggroe, Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (12/11/2025). Foto: Biro Adpim Setda Aceh

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar menyematkan gelar adat “Petua Panglima Hukom Nanggroe” kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Pendopo Wali Nanggroe, Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (12/11/2025). Foto: Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Besar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerima penganugerahan gelar adat “Petua Panglima Hukom Nanggroe” dari Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar.

Acara berlangsung khidmat di Pendopo Wali Nanggroe, Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (12/11/2025).

Hadir dalam prosesi tersebut Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, unsur Forkopimda Aceh, serta sejumlah pejabat pemerintahan dan tokoh masyarakat.

Penganugerahan gelar adat dilakukan langsung oleh Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud, melalui prosesi penyematan medali dan selempang kepada Tito Karnavian, yang kemudian dilanjutkan dengan ritual peusijuek (tepung tawar) sebagai simbol restu dan kehormatan.

Baca Juga :  Jelang HUT RI k-78 Tahun 2023, Aceh Barat Seleksi Calon Anggota Paskibraka

Dalam sambutannya, Wali Nanggroe menegaskan bahwa gelar tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari lembaga adat Aceh kepada sosok yang berjasa dalam menjaga keamanan dan perdamaian di Aceh.

“Anugerah ini diberikan atas jasa dan dedikasi beliau dalam menjaga keamanan nasional, memperkuat keamanan di Aceh, serta pengabdian luar biasa dalam menjaga perdamaian Aceh,” ujar Malik Mahmud.

Menurutnya, Tito telah menunjukkan komitmen kuat terhadap stabilitas dan keharmonisan di Tanah Rencong, baik saat menjabat sebagai Kapolri maupun kini sebagai Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga :  Hadiri Kegiatan Panen Raya Satgas Percepatan Padi 3x Dalam Setahun, Ini Harapan Pj Bupati Aceh Barat

“Dengan penganugerahan ini, rakyat Aceh menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam. Semoga menjadi lambang persaudaraan yang terus terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Tito Karnavian menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehormatan tersebut.

“Ini akan menjadi kenangan seumur hidup saya karena telah diberikan gelar Petua Panglima Hukom Nanggroe, yang diserahkan langsung oleh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh,” ujar Tito.

Ia juga mengenang pertemuannya dengan Wali Nanggroe di Jakarta, ketika dirinya diberitahu tentang rencana penganugerahan gelar tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya menjaga perdamaian dan stabilitas politik di Aceh, termasuk pada masa Pilkada.

Baca Juga :  Sikap Tegas Kakanwil Ditjenpas Aceh Berantas Narkoba Di Lapas

Dalam kesempatan itu, Tito turut menyinggung pentingnya pelestarian adat dan budaya di tengah kemajuan era digital. Ia menilai lembaga Wali Nanggroe memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal Aceh agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat lembaga Wali Nanggroe sebagai benteng pertahanan adat dan budaya Aceh,” tegasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama para tamu undangan.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketika Media Sosial Menjadi Panggung Baru: Mampukah Media Mainstream Ikut Tampil?

Daerah

Soft Perdana Softball PON XXI Aceh-Sumut 2024, Pj Bupati Aceh Barat

Aceh Timur

Polres Aceh Timur Musnahkan 5 Kilogram Barang Bukti Sabu

Daerah

Dandim 0102/Pidie Dampingi Pangdam IM Tinjau Latbakjatratnis Yonarmed 17/RC di Pidie

Aceh Timur

Kasatreskrim Polres Aceh Timur: Penembakan Rumah Anggota Polri Tidak Terkait Pilkada

Aceh Besar

Pj Bupati Muhammad Iswanto Pantau Langsung Pelayanan RSUD Aceh Besar

Aceh Besar

Wujudkan Masjid Bersih dan Representatif, Pemkab dan DMI Gelar Penilaian Masjid Kecamatan se-Aceh Besar

Aceh Besar

Syech Muharram Tegaskan Tidak Ada Perayaan Tahun Baru Masehi di Aceh Besar