Home / Aceh Jaya / Peristiwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:43 WIB

4.000 Warga Aceh Jaya Terdampak Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

mm Redaksi

Perumdam Tirta Mon Mata bersama jajaran Pemkab Aceh Jaya dan Camat Teunom meninjau sumber air baku Sungai Teunom yang terdampak kemarau, Jumat (17/7/2026). Foto: Dok. Perumda Tirta Mon Mata.

Perumdam Tirta Mon Mata bersama jajaran Pemkab Aceh Jaya dan Camat Teunom meninjau sumber air baku Sungai Teunom yang terdampak kemarau, Jumat (17/7/2026). Foto: Dok. Perumda Tirta Mon Mata.

Aceh Jaya – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Aceh Jaya memicu krisis air baku di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mon Mata. Akibatnya, distribusi air bersih ke ribuan pelanggan di Kecamatan Teunom dan Pasie Raya terganggu.
Sekitar 4.000 jiwa di dua kecamatan tersebut kini terdampak akibat berkurangnya pasokan air bersih, Jumat (17/7/2026).

Direktur Perumdam Tirta Mon Mata, Muhadi, mengatakan gangguan distribusi air bersih dipicu oleh menurunnya debit Sungai Teunom sebagai sumber air baku. Kondisi tersebut menyebabkan pipa penghisap yang berada di dasar sungai tidak lagi mampu mengalirkan air secara optimal menuju Instalasi Pengolahan Air (Water Treatment Plant/WTP).

Baca Juga :  Menko Polkam Serahkan Mobil Penjernih Air, Kunjungi Pengungsian dan Tinjau Perbaikan Jembatan di Aceh

“Akibat musim kemarau, permukaan air sungai mengalami penurunan yang cukup signifikan sehingga pipa penghisap air di dasar sungai tidak dapat berfungsi menarik air menuju WTP. Kondisi ini berdampak pada terganggunya proses produksi air bersih,” kata Muhadi.

Menurutnya, Perumdam bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah meninjau langsung lokasi sumber air baku untuk memetakan penyebab gangguan sekaligus menyiapkan langkah penanganan.

Baca Juga :  Jalan Menuju Terminal Rusak, Truk Besar Diduga Jadi Penyebab

“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya sudah berada di lapangan untuk melihat langsung kondisi yang terjadi. Saat ini Perumdam bersama Pemkab terus mengupayakan solusi terbaik agar layanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal secepatnya,” ujarnya.

Muhadi meminta masyarakat memahami kondisi yang terjadi karena gangguan distribusi air bersih sepenuhnya dipengaruhi faktor alam, yakni kemarau yang menyebabkan debit Sungai Teunom terus menurun.

Baca Juga :  Hilang di perairan Aceh saat menuju Oman, Basarnas cari ABK asing

Ia menegaskan Perumdam bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya akan terus mempercepat penanganan agar produksi dan distribusi air bersih kepada pelanggan di Kecamatan Teunom dan Pasie Raya dapat segera kembali normal.

“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya percepatan penanganan sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan di Kecamatan Teunom dan Pasie Raya dapat segera kembali normal,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Daerah

Desak Revisi Pergub, Tenaga kesehatan RSUDZA berkumpul di Kantor Gubernur Aceh

Pemerintah

Kemendagri Jelaskan Kronologi Lengkap terkait 4 Pulau Aceh-Sumut

Aceh Jaya

Terpidana Korupsi Redistribusi Tanah di Aceh Jaya Lunasi Denda dan Uang Pengganti Rp140 Juta

Daerah

APH Diminta Periksa Plt. Kadisdik Aceh Singkil

Aceh Jaya

Masri Ungkap Target Sebagai Sekda, Bapperida Aceh Jaya Beri Dukungan

Aceh Jaya

Pilchiksung Aceh Jaya 2026: Sebanyak 239 Calon Keuchik Ditetapkan di 98 Gampong

Internasional

Kemlu RI Kecam Serangan Israel di RS Indonesia Gaza

Hukrim

Lima Kabupaten di Aceh terjadi Karhutla, Polisi Kejar Pelaku Pembakaran