Home / Aceh Besar / Aceh Jaya / Sport

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:38 WIB

24 Pelatih Muda Aceh Digembleng Di Pidie

mm Amir Sagita

24 pelatih mengikuti kursus Linsece D di Kabupaten Pidie, Jumat (7/8/2026) (Foto.IST).

24 pelatih mengikuti kursus Linsece D di Kabupaten Pidie, Jumat (7/8/2026) (Foto.IST).

Kursus Lisensi D PSSI: Cetak Pelatih Berkualitas, Bangun Masa Depan Sepak Bola Aceh!

Sigli – Sepak bola Aceh tak boleh hanya sibuk mengejar kemenangan di lapangan. Fondasi pembinaan juga harus diperkuat. Dari sinilah Asprov PSSI Aceh bergerak. Kabupaten Pidie menjadi salah satu titik penting untuk mencetak pelatih-pelatih berkualitas melalui PSSI D License Coaching Course.

Sebanyak 24 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh mengikuti kursus Lisensi D PSSI Aceh yang berlangsung selama enam hari, 7–12 Agustus 2026.

Bukan sekadar duduk di ruang kelas. Para peserta digembleng dengan materi teori dan praktik yang menjadi bagian dari kurikulum resmi PSSI.

Mereka dituntut memahami bagaimana membangun latihan yang benar, membaca permainan, mengembangkan teknik pemain, hingga menerapkan filosofi sepak bola yang sesuai dengan Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia).

Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin, menegaskan bahwa kualitas pelatih menjadi salah satu kunci utama dalam membangun sepak bola Aceh dari bawah.
“Pelatih adalah ujung tombak pembinaan. Kualitas mereka akan sangat menentukan perkembangan pemain usia dini hingga usia muda.”

Baca Juga :  Pedagang Berharap Raup Rezeki di PON XXI Aceh-Sumut

BUKAN SEKADAR LISENSI

Kursus ini bukan hanya soal mendapatkan selembar lisensi.
Lebih jauh, PSSI Aceh ingin membentuk pelatih yang memiliki pemahaman dan standar kepelatihan yang sama. Mereka diharapkan mampu membawa metode latihan yang lebih terstruktur ke sekolah sepak bola (SSB), klub, maupun pusat-pusat pembinaan pemain muda di daerah masing-masing.

Selama enam hari, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari dasar-dasar teknik dan taktik, metodologi latihan, filosofi permainan, hingga manajemen kepelatihan untuk kelompok usia muda.

Artinya, setelah kembali ke daerah masing-masing, para peserta bukan hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa ilmu yang harus ditularkan kepada pemain-pemain muda.

Baca Juga :  Muzakkir Pimpin Askab PSSI Pidie

PIDIE JADI PANGGUNG PEMBINAAN

Dipilihnya Pidie sebagai lokasi kursus juga memperlihatkan bahwa pembinaan sepak bola Aceh tidak boleh terpusat di Banda Aceh atau kota-kota besar saja. Kabupaten-kabupaten harus menjadi bagian penting dari pembangunan sepak bola Aceh.

PSSI Aceh menggandeng PSSI Kabupaten Pidie dalam pelaksanaan kursus tersebut. Kehadiran 24 peserta dari berbagai daerah menjadi modal penting untuk memperluas jaringan pelatih bersertifikat di Aceh.
“Kami ingin semakin banyak pelatih di Aceh memiliki lisensi resmi dan memahami Filanesia,” kata Nazaruddin.

Pesannya jelas: kalau ingin menghasilkan pemain hebat, maka pelatihnya juga harus terus ditingkatkan kualitasnya.

Dari Pidie Untuk Sepak Bola Aceh

Sepak bola modern tidak lahir secara instan. Di balik seorang pemain hebat, selalu ada proses panjang, latihan yang disiplin, metodologi yang tepat, serta pelatih yang memahami karakter pemain.

Baca Juga :  Jelang Penutupan MTQ ke 37 Aceh di Pidie Jaya, Kafilah Aceh Besar Suguhkan Kuah Beulangong

Karena itu, kursus Lisensi D ini diharapkan menjadi salah satu mata rantai penting dalam membangun ekosistem sepak bola Aceh.
Para peserta nantinya diharapkan menerapkan ilmu yang diperoleh di SSB dan klub masing-masing. Dari lapangan-lapangan kecil di pelosok Aceh, talenta-talenta baru diharapkan terus bermunculan. 24 peserta, enam hari, satu misi: memperkuat fondasi sepak bola Aceh.

Jika pembinaan usia dini dilakukan dengan serius dan ditangani pelatih yang berkualitas, bukan tidak mungkin dari lapangan-lapangan di Pidie dan daerah lainnya akan lahir pemain-pemain yang kelak menjadi andalan Aceh, bahkan menembus level nasional.

Karena sebelum mengejar trofi, sepak bola harus lebih dulu membangun fondasi. Dan Pidie kini menjadi salah satu tempat fondasi itu sedang dipasang.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Ketua KONI Abdya Tunaikan Janji, Lima Pemenang Kuis Tebak Juara Piala Dunia 2026 Terima Hadiah Rp25 Juta

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Apel Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

Aceh Besar

Bersama Pj Gubernur Aceh, Pj Bupati Iswanto Sambut Kedatangan Irjen Kemendagri

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar dan Anggota DPR RI Tinjau Lokasi Pembangunan SPAM Regional di Leupung

Sport

PSGL Sikat KNFC 3-0, Amankan Peringkat Ketiga

Aceh Besar

Pemkab dan Masyarakat Aceh Besar Siap Sukseskan PON Aceh-Sumut

Aceh Besar

Asisten II Sekda Aceh Besar Buka Bimbingan Manasik Haji Tahun 1446 H/2025 M

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Siap Kendalikan Harga Pasar Jelang Ramadhan 1446 H