Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 14:53 WIB

5.900 Kendaraan di Abdya Manfaatkan Program Pemutihan Pajak

mm Teuku Nizar

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Abdya, Muzakir. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Abdya, Muzakir. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Sebanyak 5.900 kendaraan bermotor di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tercatat telah memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak diberlakukan pada November 2025 hingga awal Maret 2026.

Tingginya angka partisipasi menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan kebijakan penghapusan denda pajak yang pemerintah gulirkan.

Program ini berikan keringanan berupa penghapusan denda bagi wajib pajak yang menunggak, sehingga masyarakat hanya perlu bayar pokok pajak.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Abdya, Muzakir, mengatakan jumlah tersebut masih punya potensi bertambah seiring perpanjangan masa program.

“Sejak November 2025 sampai sekarang sudah 5.900 masyarakat yang manfaatkan pemutihan pajak. Dan ini akan terus bertambah dengan perpanjangan masa pemutihan,” ujar Muzakir saat tim temuinya di ruang kerja, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Keuchik Muda Abdya Ijab Qabul, Ketua FPMPA berikan ucapan "Selamat bahagia"

Ia jelaskan, kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor jadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya alami kendala dalam lunasi kewajiban pajak akibat berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi.

“Program ini bukan sekadar insentif fiskal saja, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam ringankan beban ekonomi masyarakat,” kata Muzakir.

Baca Juga :  Dinas Sosial Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir di Aceh Jaya

Ia tambahkan, ketika pemerintah berikan keringanan di waktu yang tepat, respons masyarakat cenderung positif dan tingkat kepatuhan pun meningkat.

“Ketika pemerintah hadir dan berikan keringanan di saat yang tepat, kesadaran dan kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkapnya.

Pihak UPTD Samsat Abdya juga terus intensifkan sosialisasi terkait perpanjangan program tersebut.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Tutup FLS2N SD, Gusvizarni: Para Juara Akan Kita Bina

Aceh Barat Daya

Obat Kosong, Resep Tanpa Stempel, Pelayanan RSUTP Dikeluhkan

Aceh Barat Daya

40 Persen Dapur MBG di Abdya Berhenti Beroperasi, Pekerja Risau Tak Terima Honor

Aceh Barat Daya

Mobil Sampah Bekas Mangkrak Dua Tahun, Warga Gampong Kepala Bandar Pertanyakan Transparansi Dana Desa

Aceh Barat Daya

Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Abdya Tanpa Plang Proyek

Pemerintah Aceh

Ketua MAA Ajak Semua Pihak Hidupkan Kembali Semangat Pelestarian Adat

Aceh Barat Daya

Pembangunan Pelabuhan Teluk Surin Dimulai, Besok Bupati Abdya Tandatangani Kontrak Pengelolaan

Nasional

Wagub Fadhlullah Tegaskan Pentingnya Keberlanjutan Otsus di Aceh