Home / Nasional / News

Rabu, 1 April 2026 - 19:54 WIB

Anev Ops. Ketupat 2026, Kapolri Apresiasi Korlantas & Jajaran Atas Keberhasilan Pengamanan Mudik Lebaran

mm Poppy Rakhmawaty

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi seluruh jajaran menyusul keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat 2026 hingga masa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Polri mencatatkan rapor hijau dengan penurunan angka fatalitas kecelakaan yang signifikan di tengah lonjakan arus mudik dan balik.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memimpin rapat analisis dan evaluasi (anev) Operasi Ketupat 2026 dan KRYD, Rabu (1/4/2026). Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, yang mengikuti anev ini, menyampaikan pesan dan arahan Kapolri kepada jajaran Korlantas Polri.

“Dihaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Operasi Ketupat 2026, yang sore ini disampaikan langsung oleh Bapak Kapolri,” ujar Irjen Agus kepada jajaran, Rabu (1/4/2026).

Kapolri memaparkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan positif. Terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan peningkatan kelancaran arus mudik maupun balik. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi lintas sektoral yang erat selama operasi.

Data anev menunjukkan penurunan tajam pada angka korban meninggal dunia (MD) sebesar 31,19 persen atau berkurang 136 jiwa dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Secara keseluruhan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga turun 6,31 persen dari 3.754 kasus menjadi 3.517 kasus.

Baca Juga :  Wali Nanggroe dan Mualem Temui Ketua Mahkamah Agung

Penurunan juga tercatat pada kategori luka berat (LB) sebesar 13,8 persen. Hal ini membuktikan bahwa langkah preventif dan kesigapan petugas di lapangan berhasil menekan tingkat keparahan kecelakaan di jalur mudik.

Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, pergerakan kendaraan di gerbang utama Jakarta terpantau sangat masif. Arus keluar Jakarta terealisasi 3.255.002 kendaraan, naik 18,43 persen dari kondisi normal. Arus masuk Jakarta terealisasi 2.989.931 kendaraan, naik 10,79 persen dari kondisi normal.

Tingkat kepatuhan pemudik untuk kembali ke Jakarta juga cukup tinggi. Sekitar 88,1 persen dari total proyeksi kendaraan sudah kembali masuk ke wilayah Ibu Kota hingga akhir periode operasi.

Kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini didukung oleh 285 kali intervensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, dengan rincian: pengalihan arus 205 kali, contraflow: 39 kali, one way lokal presisi 39 kali, dan one way nasional presisi 2 kali.

Baca Juga :  Bank Aceh Bagikan Dividen Tahun 2024 sebesar Rp 300 Miliar

Sektor transportasi publik juga mengalami kenaikan penumpang yang signifikan di semua moda. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pelabuhan sebesar 15,51 persen atau 5,52 juta penumpang, disusul terminal 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, dan bandara 6,99 persen.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026, menurut Kapolri, juga tidak lepas dari berbagai stimulus pemerintah Presiden Prabowo, mulai dari diskon tarif tol dan transportasi publik, program mudik gratis, hingga kebijakan WFA/WFH yang terbukti efektif memecah konsentrasi kepadatan arus. Ketegasan penerapan SKB pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas juga memberi pengaruh signifikan.

Dalam arahannya, Kapolri memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel. Namun ia juga menekankan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti. Salah satunya, Kapolri meminta agar dilakukan evaluasi mendalam guna meningkatkan pelayanan pada Operasi Ketupat tahun depan.

Irjen Agus meminta seluruh PJU Korlantas Polri, para dirlantas, hingga kasat lantas untuk menindaklanjuti arahan Kapolri.

Baca Juga :  Kakorlantas Dampingi Menhub Tutup One Way Lokal Presisi Tol Trans Jawa, Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali  

Irjen Agus meminta agar terus menjaga momentum positif dengan tetap mengedepankan pelayanan yang menyentuh hati masyarakat.

Pasca-Operasi Ketupat, Irjen Agus menekankan pentingnya terus menjaga marwah institusi Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas. Ia menginstruksikan jajaran untuk menjabarkan program unggulan ‘Polantas Menyapa dan Melayani’ sebagai fondasi utama dalam berinteraksi dengan pengendara.

“Mari kita semua terus menjaga marwah Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas, serta menjabarkan program-program Polantas Menyapa dan Melayani,” tegas jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Agus menitikberatkan pada metode dialogis dan pendekatan yang super humanis dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat edukasi yang santun.

Dengan semangat pelayanan yang lebih humanis, Korlantas Polri berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan di masa mendatang melalui kehadiran petugas yang solutif di lapangan.

“Melalui dialogis-dialogis, superhumanis untuk menciptakan kesadaran berlalu lintas dan menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas),” ujarnya.

Share :

Baca Juga

News

Bertemu Mendagri, Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh Bahas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih

Nasional

Perkuat Komcad, 4.000 ASN Kementerian/Lembaga akan Dilatih Dasar Militer

Nasional

Aceh Barat Terbaik ke-2 Nasional Kategori Pengendalian Inflasi

News

Wagub Aceh Temui Dua Menteri di Jakarta, Minta Dukungan Perpanjangan Dana Otsus

Nasional

Wagub Aceh Fadhlullah Minta Percepatan Hunian Tetap Pascabencana Jadi Prioritas Nasional

Nasional

Menkumham Supratman : Hanya dengan kerja sama, kita bisa menghasilkan karya yang optimal

Hukrim

Breaking News: Pegi Setiawan Bebas!

Nasional

Pemerintah Kirim Genset dan Ponsel Pintar ke Wilayah Banjir Sumatra