Home / Pendidikan

Kamis, 2 April 2026 - 08:36 WIB

Dr Safwan Dikukuhkan sebagai Ketua Prodi Studi Islam Pascasarjana STAI

mm Amir Sagita

Dr Safwan usai dilantik sebagai Ketua Prodi Study Islam Pasca Sarjana STAI Banda Aceh, Rabu (1/4/2026) (Foto.IST.NOA.co.id)

Dr Safwan usai dilantik sebagai Ketua Prodi Study Islam Pasca Sarjana STAI Banda Aceh, Rabu (1/4/2026) (Foto.IST.NOA.co.id)

Sigli – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Banda Aceh resmi mengukuhkan Dr. Safwan sebagai Ketua Program Studi Magister Studi Islam Pascasarjana.

Pengukuhan tersebut dirangkai dengan kegiatan halal bihalal yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan.

Kegiatan itu turut menghadirkan Dr. Syukri Yusuf sebagai penceramah. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan akademik kampus di bawah naungan Yayasan Romoeh Aneuk Nanggroe.

Pembukaan program Magister Studi Islam disebut sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kajian keislaman yang tidak hanya mendalam, tetapi juga relevan dengan dinamika sosial modern.

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Ajak Tingkatkan Literasi Melalui Karya Buku

Dalam pernyataannya, Safwan menegaskan komitmen program studi yang dipimpinnya untuk melahirkan lulusan yang berwawasan luas dan memiliki sikap moderat. Menurut dia, pendekatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada penguasaan teks, tetapi juga mengintegrasikan khazanah keilmuan Islam dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin mencetak magister yang memiliki kedalaman ilmu sekaligus mampu membaca realitas sosial secara kritis,” ujarnya.

Baca Juga :  Jaksa Agung Tanamkan Jaksa Berkarakter "PRIMA" kepada Siswa PPPJ Angkatan LXXXI

Ia menjelaskan, kurikulum yang disiapkan mencakup berbagai bidang kajian, mulai dari studi Al-Qur’an dan Hadis, Hukum Islam, Sejarah Peradaban Islam, hingga Pemikiran Islam kontemporer.

Menurut pihak kampus, suasana akademik akan diarahkan pada dialog terbuka dan penguatan nalar kritis. Selain itu, dukungan tenaga pengajar yang kompeten serta fasilitas pembelajaran menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan studi yang kondusif.
Pengukuhan ini juga dinilai sebagai simbol konsolidasi internal sekaligus perluasan peran kampus dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Aceh.

Baca Juga :  Akademisi Jebolan Harvard Ajak Disdik Berani Berinovasi untuk Bangkitkan Mutu Pendidikan

Di tengah arus globalisasi, kehadiran program magister dengan pendekatan moderat dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara nilai-nilai keislaman dan perkembangan masyarakat.

Melalui program ini, STAI Nusantara Banda Aceh berharap dapat melahirkan generasi intelektual Muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bunda PAUD Aceh Ajak Orang Tua Biasakan Anak Gemar Makan Ikan

Pendidikan

Sekda Berikan Reward kepada Kepsek dan Wali Kelas yang Capaian Vaksinasi Siswa 95 Persen

Opini

Guru Lem Pox

Daerah

Kadisdik Aceh Apresiasi Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang: Disiplin dan Etika Kunci Sukses

Aceh Barat Daya

Jadi Pembina Upacara, Kapospol Datang dengan Sepeda

Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Jadi Pembina Upacara di SDIT Islah, Tekankan Disiplin dan Kejujuran

Banda Aceh

SAFE Gen-A Tingkatkan Kesadaran P3K Siswa SMA Al-Athiyah

Daerah

Kadisdik Aceh : Pj. Gubernur Aceh Dorong Lulusan Poltekkes Tingkatkan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil