Aceh Jaya – Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Jaya, Fajri, bertindak sebagai pembina upacara di SMP Negeri 1 Calang, Senin (11/5/2026).
Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa penerapan Syariat Islam bagi generasi muda bukanlah bentuk kekangan, melainkan perlindungan untuk menjaga masa depan yang lebih baik.
“Syariat Islam hadir bukan untuk membatasi kreativitas, tetapi sebagai benteng agar kita tidak terjerumus ke hal-hal yang dapat merusak masa depan, seperti narkoba, pergaulan bebas, dan judi online,” ujar Fajri.
Ia juga mengingatkan para siswa agar menjaga lisan dan bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, Syariat Islam mengajarkan umat untuk menjauhi ghibah serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kalian harus menjaga lisan serta bijak saat menggunakan media sosial. Pelajari dan pastikan kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya. Dengan demikian, kalian dapat menangkal hoaks, minimal untuk diri sendiri,” katanya.
Fajri juga mengajak para siswa untuk menjadikan salat sebagai kebutuhan, menjauhi zat terlarang, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung proses belajar dan kegiatan positif lainnya.
Ia berharap SMP Negeri 1 Calang dapat menjadi contoh penerapan Syariat Islam yang sejuk, damai, dan berprestasi di Kabupaten Aceh Jaya.
“Apresiasi kami kepada pihak sekolah yang terus konsisten membina karakter Islami para siswa sebagai mutiara bangsa,” tuturnya.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi











