Home / Advetorial / Pemko Banda Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:04 WIB

Forum Inspirasi dan Transfer Best Practice

mm Redaksi

Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin memberikan Sambutan pada Pembukaan Program BAA kota Banda Aceh. Foto: Humas Kota Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin memberikan Sambutan pada Pembukaan Program BAA kota Banda Aceh. Foto: Humas Kota Banda Aceh.

Banda Aceh – Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh menegaskan bahwa BAA Talks bukan sekadar seminar, melainkan ruang dialog strategis yang mempertemukan pemimpin daerah, akademisi, dan generasi muda.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Dukung Pelatihan Diversifikasi Olahan Perikanan Komisi IV DPR RI dan KKP

“BAA Talks hadir untuk membuka wawasan, membangun jejaring, serta menghadirkan inspirasi nyata dari praktik terbaik berbagai daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Menparekraf Umumkan 500 Besar Desa Wisata ADWI 2022, 14 di Antaranya dari Aceh

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber nasional yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung pembangunan Banda Aceh.

Baca Juga :  PT Solusi Bangun Andalas Meriahkan Bulan K3 Nasional 2025 Bersama Masyarakat di Car Free Day Banda Aceh

Kehadiran kembali Ari Ginanjar untuk kedua kalinya dalam momentum HUT Banda Aceh menjadi simbol kuat keberlanjutan kolaborasi yang dibangun Pemerintah Kota. (*)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

218 Petugas PPPK Satpol PP/WH Banda Aceh Ikuti Pembaiatan dan Penyematan Baret

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Experience 2026, Illiza Ajak Warga Hidupkan Kota Lewat City Expo dan Kolaborasi UMKM

Advetorial

DPR Aceh Gelar Santunan Anak Yatim Menyambut Ramadhan 1446 H

Advetorial

Arung Jeram Menjadi Primadona Wisata Alam di Pidie

Banda Aceh

Kapal Tanker Bermuatan 2 Juta Liter BBM Tiba di Krueng Raya, Pemko Banda Aceh Imbau Warga Tetap Tenang

Advetorial

Lewat Carnaval Putroe Phang, Disbudpar Ajak Warga ke Situs Peninggalan Iskandar Muda

Pemko Banda Aceh

Dinsos Banda Aceh Gelar Pembinaan Disiplin PPPK, Perkuat Karakter ASN

Advetorial

Koleksi 200 Ribu Judul, Pustaka Wilayah Aceh Masih Jadi Pilihan Utama