Home / Advetorial / Internasional / Pemko Banda Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:56 WIB

Illiza Perkuat Posisi Banda Aceh di Forum Internasional UCLG ASPAC

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memaparkan visi Banda Aceh sebagai kota kolaborasi dalam agenda bersama UCLG ASPAC di Jakarta, Kamis (14/5/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memaparkan visi Banda Aceh sebagai kota kolaborasi dalam agenda bersama UCLG ASPAC di Jakarta, Kamis (14/5/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Jakarta – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal terus memperkuat posisi Banda Aceh di tingkat internasional melalui kolaborasi global bersama United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC).

Komitmen tersebut disampaikan Illiza dalam agenda bersama UCLG ASPAC yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Lantai 21 Gedung H, Kamis (14/5/2026).

Dalam forum internasional itu, Illiza menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun kota yang inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing global melalui penguatan pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, serta kemitraan multipihak.

“Banda Aceh memiliki visi sebagai Kota Kolaborasi. Kami ingin membangun kota yang nyaman bagi seluruh masyarakat dengan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan responsif,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Tegaskan Peran Indonesia di Pilar Politik dan Keamanan ASEAN

Menurutnya, status kekhususan Aceh menjadi modal penting dalam membangun identitas daerah yang tetap menjunjung tinggi nilai toleransi di tengah masyarakat multikultural.

Ia juga menegaskan Banda Aceh terbuka terhadap berbagai kerja sama internasional dengan mengusung semangat “Peumulia Jamee Adat Geutanyo”.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza turut menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh yang menjadi salah satu tertinggi di Indonesia pada tahun 2025 dengan nilai mencapai 89,55.

Baca Juga :  WNI Jadi Korban Razia Imigrasi AS, Berikut Penjelasan Kemlu RI

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari fokus pembangunan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan infrastruktur publik yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Angka tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan yang terarah dan berkelanjutan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Illiza juga membagikan pengalaman mengenai pentingnya jejaring global antar kota melalui UCLG ASPAC. Menurutnya, forum tersebut membuka peluang besar dalam pertukaran pengetahuan atau knowledge sharing terkait kebijakan publik, inovasi digital, smart city, hingga pembangunan berkelanjutan.

Sebagai mantan Chair for Woman Committee UCLG ASPAC, Illiza menilai peran perempuan memiliki pengaruh besar dalam pembangunan kota serta penguatan politik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga :  Pekan Raya Cahaya Aceh Telah Dibuka, yuk ke Taman Bustanussalatin

Ke depan, Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan penguatan posisi sebagai kota tangguh bencana dunia melalui kolaborasi dengan sejumlah kota internasional di Jepang.

Selain itu, Banda Aceh juga tengah mendorong pengembangan industri parfum berbahan dasar nilam Aceh agar mampu bersaing di pasar global.

“Kami ingin Banda Aceh dikenal dunia bukan hanya sebagai kota sejarah dan wisata religi, tetapi juga sebagai kota inovatif yang mampu membangun kolaborasi internasional demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Illiza. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar ToT Penggunaan Aplikasi Salam untuk Tingkatkan Layanan Aduan Masyarakat

Advetorial

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Perkuat Penyelamatan Arsip Daerah: Akuisisi 1.551 Arsip Statis dari DPMPTSP

Advetorial

DPRA Panggil Bappeda dan Dinas Keuangan Bahas Lambatnya Realisasi APBA 2025

Pemko Banda Aceh

Urus Segalanya dalam Satu Atap, MPP Banda Aceh Hadirkan 158 Layanan untuk Warga

Advetorial

Pemusnahan Arsip: Langkah Strategis Menuju Pemerintahan yang Akuntabel dan Efisien

Pemko Banda Aceh

Libur Lebaran 2026, Pemko Banda Aceh Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Internasional

Buronan Internasional Ditangkap, Thailand Berterima Kasih pada Polri

Daerah

Kantongi izin ITAS-E33G, WN Pakistan Pembuat Roti di Kafe Ditangkap Imigrasi Aceh