Home / Aceh Jaya / Pemerintah Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:36 WIB

Pang Toni Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA, Sebut Bukti Berpihak kepada Rakyat

mm Redaksi

Anggota DPRK Aceh Jaya, Safriyantoni. Foto: Dok. Istimewa.

Anggota DPRK Aceh Jaya, Safriyantoni. Foto: Dok. Istimewa.

Aceh Jaya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya, Safriyantoni atau yang dikenal dengan sapaan Pang Toni, mendukung penuh sekaligus mengapresiasi langkah Muzakir Manaf mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Pang Toni mengatakan, pencabutan Pergub JKA tersebut membuktikan bahwa Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem itu menerima berbagai masukan dan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Ia menilai keputusan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan kesehatan rakyat Aceh.

Baca Juga :  Wali Nanggroe dan Mendagri Bahas Penguatan Lembaga Kekhususan Aceh

Keputusan ini patut diapresiasi karena menunjukkan pemerintah hadir mendengar aspirasi masyarakat. Ini membuktikan Pak Muzakir Manaf mengedepankan kepentingan rakyat,” kata Pang Toni kepada awak media NOA.co.id melalui sambungan seluler, Selasa (19/5/2026).

Menurut Pang Toni, dengan dicabutnya Pergub tersebut, masyarakat Aceh kini dapat kembali memperoleh layanan berobat gratis seperti sebelumnya tanpa adanya perbedaan kategori desil dalam pelayanan kesehatan.

“Dengan dicabutnya Pergub itu, rakyat Aceh sudah bisa kembali berobat gratis seperti biasa tanpa membedakan desil. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sangat membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mualem Tegaskan Aceh Harus Bersatu, Konferensi 20 Tahun Damai Hasilkan 10 Rekomendasi

Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyuarakan aspirasi terkait Pergub JKA hingga akhirnya dicabut oleh Pemerintah Aceh. Menurutnya, langkah mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Mahasiswa telah menunjukkan kepedulian terhadap rakyat dengan menyampaikan aspirasi secara terbuka. Itu bagian penting dalam demokrasi,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Mualem dan DPRA Tandatangani KUA-PPAS 2026

Pang Toni menilai Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem adalah mantan Panglima Gam yang lahir dari perjuangan akibat ketidakadilan yang pernah dirasakan masyarakat Aceh pada masa lalu. Karena itu, kata dia, Mualem sangat memahami kondisi rakyat Aceh.

“Beliau lahir dari perjuangan rakyat Aceh. Tentunya sosok yang dibesarkan oleh rakyat akan mengambil keputusan yang berpihak kepada kepentingan dan keinginan masyarakat,” tutup Pang Toni.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

Pemerintah Aceh

SAPA Soroti 18 Proyek Jalan Perkim Aceh Bermasalah, Kelebihan Bayar Capai Rp883 Juta

Pemerintah Aceh

Mualem Tinjau Calon Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Singkil

News

Pj Gubernur Safrizal Apresiasi Peningkatan Pelayanan Publik di Aceh dalam Penganugerahan Predikat Kepatuhan 2024

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ingatkan TPID Antisipasi Inflasi di Bulan Maulid

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, 114 Rumah Warga Hilang Diterjang Banjir

Advetorial

DPKA Gelar Storytelling untuk Tumbuhkan Minat Baca Anak Sekolah Dasar

Aceh Jaya

BUMG Kuta Tuha Panga Salur Bantuan Sembako kepada 400 KK dan Santuni Anak Yatim