Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Pasar Murah Daging Meugang Jadi Program Rutin Pemko Banda Aceh Jaga Daya Beli Warga

mm Redaksi

Illiza memantau pasar murah di halaman Perumdam Tirta Daroya. Foto: Dok. Humas Pemko

Illiza memantau pasar murah di halaman Perumdam Tirta Daroya. Foto: Dok. Humas Pemko

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh sukses menggelar Pasar Murah Daging Meugang sebagai program rutin menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung pada 24-25 Mei 2026 itu menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menekan lonjakan harga daging sekaligus menjaga daya beli masyarakat saat tradisi meugang.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan pasar murah daging bersubsidi telah menjadi agenda yang terus dipertahankan pemerintah kota setiap menjelang hari raya besar keagamaan. Program tersebut digelar sebagai bentuk intervensi harga ketika permintaan daging meningkat dan harga di pasaran mulai merangkak naik.

“Karena menjelang Iduladha masyarakat sangat membutuhkan daging, maka kita konsisten sejak tahun lalu mengadakan pasar daging bersubsidi. Tujuannya untuk membantu masyarakat sekaligus mengendalikan harga di pasar,” kata Illiza saat meninjau pelaksanaan pasar murah di kawasan eks Pasar Aceh Shopping Center, Senin (25/5/2026).

Baca Juga :  Satpol PP WH Banda Aceh Tegur Pria Merokok di Area PKA Saat Ramadan, Ternyata Musafir dari Aceh Tenggara

Menurutnya, harga daging sapi di pasaran pada hari biasa berkisar Rp160 ribu per kilogram. Namun menjelang meugang dan hari raya, harga dapat meningkat hingga mencapai Rp180 ribu per kilogram. Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, Pemko Banda Aceh menyediakan daging sapi dengan harga Rp150 ribu per kilogram melalui program pasar murah.

Foto bersama Wali Kota Banda Aceh bersama OPD serta pimpinan Bank Indonesia, BSI, Pegadaian, dan Mahirah Muamalah yang turut mendukung Pasar Murah Daging Meugang di Banda Aceh. Foto: Dok. Humas Pemko

Pada pelaksanaan meugang Iduladha tahun ini, pemerintah menyiapkan 20 ekor sapi yang dagingnya disalurkan kepada masyarakat melalui enam titik penjualan yang tersebar di sejumlah wilayah kota. Program tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bank Indonesia, BSI, Pegadaian, dan Mahirah Muamalah.

Baca Juga :  Asiknya Kamping Sembari Menikmati Kesegaran Air Sungai di Objek Wisata Wihni Kulus di Bener Meriah

“Pemko memberikan subsidi, terutama untuk biaya pemotongan dan kebutuhan lainnya sehingga harga jual kepada masyarakat bisa lebih murah dibanding harga pasar,” ujarnya.

Illiza menambahkan, meski harga jual daging subsidi mengalami sedikit kenaikan dibanding meugang Idulfitri lalu yang dipatok Rp140 ribu per kilogram, harga tersebut masih jauh lebih rendah dibanding harga pasar saat ini.

“Kami berharap kehadiran pasar murah ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan daging dengan harga terjangkau, tetapi juga dapat mempengaruhi harga pasar agar tidak terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh, Iskandar, mengatakan pasar murah digelar di enam lokasi berbeda untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Pada hari pertama, penjualan dilakukan di Gampong Lhong Raya, halaman SD Negeri 56 Lamglumpang, dan Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh. Sedangkan hari kedua berlangsung di halaman Kantor Perumdam Tirta Daroy, kawasan eks Pasar Aceh Shopping Center, serta Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh.

Baca Juga :  Pesantren Kilat Aceh Ramfest Kenalkan Budaya Hingga Wisata Islami

Menurut Iskandar, penyebaran lokasi penjualan dilakukan agar masyarakat dari berbagai kecamatan dapat lebih mudah mengakses daging bersubsidi tanpa harus terkonsentrasi di satu titik. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

DSI Banda Aceh Gelar Safari Dakwah Sekolah di SMPN 17 untuk Perkuat Akhlak Pelajar

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jembatan Peunayong, Risiko Macet Jadi Alasan Utama

Daerah

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Banjir dan Dorong Pemetaan Drainase Kota

Advetorial

Irfansyah Minta Pemerintah Awasi Penyewaan Lapak Takjil di Ramadan 2025

Banda Aceh

MPU Banda Aceh Gelar Peusijuek untuk Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Kendalikan Situasi, Pasokan 1.670 LPG 3 Kg sudah Mulai Didistribusi

Pemko Banda Aceh

Illiza Lepas Keberangkatan KP Hiu 12 dari Pangkalan PSDKP Lampulo
Final DPD Award 2025

Banda Aceh

Michael Octaviano Wakili Aceh Masuk Final DPD Award 2025