Home / Ekbis / Pemerintah Aceh

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:36 WIB

Gas Andaman Ditemukan, Usman Lamreung Minta Aceh Jangan Kembali Jadi Penonton di Tanah Sendiri

mm Redaksi

Pengamat kebijakan publik Aceh, Dr. Usman Lamreung. Foto: Dok. Istimewa

Pengamat kebijakan publik Aceh, Dr. Usman Lamreung. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Penemuan cadangan gas raksasa di Blok Andaman dinilai menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi Aceh. Namun, pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan diingatkan agar tidak mengulangi pengalaman masa lalu yang membuat masyarakat Aceh hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki daerah tersebut.

Direktur Emirates Development Research (EDR), Dr. Usman Lamreung, mengatakan proyek pembangunan pipa transmisi gas Dumai–Sei Mangkei yang akan menghubungkan pasokan gas dari Aceh ke berbagai wilayah di Sumatera hingga Jawa merupakan bagian dari strategi energi nasional. Namun demikian, menurutnya, manfaat terbesar dari penemuan cadangan gas tersebut harus terlebih dahulu dirasakan oleh masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Kemendagri Angkat Bicara Terkait Bupati Aceh Selatan Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana

“Penemuan gas Andaman seharusnya menjadi kabar besar yang membawa harapan baru bagi rakyat Aceh. Jangan sampai kita kembali mengulangi sejarah, di mana sumber daya alam diambil dari Aceh tetapi manfaat ekonominya lebih banyak dinikmati daerah lain,” ujar Usman, Kamis (4/6/2026).

Ia menilai, pemerintah perlu memastikan keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam seluruh rantai industri migas, mulai dari tenaga kerja, pengembangan usaha pendukung, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, keberadaan proyek strategis nasional tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Usman, pengalaman pengelolaan migas di masa lalu harus menjadi pelajaran penting. Aceh pernah menjadi salah satu daerah penghasil gas terbesar melalui ladang Arun, namun manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat dinilai belum sebanding dengan besarnya kekayaan alam yang dieksploitasi.

Baca Juga :  Sri Mulyani Janjikan Insentif untuk PDAM Sehat: Upaya Peningkatan Akses Air Bersih

Karena itu, ia mendorong Pemerintah Aceh, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, dan pelaku usaha lokal untuk segera menyusun strategi bersama dalam menyambut era produksi gas Andaman yang diperkirakan dimulai sekitar tahun 2028.

“Jangan sampai ketika produksi dimulai nanti, masyarakat Aceh hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Harus ada keberpihakan nyata kepada daerah dan masyarakat lokal, baik dalam aspek investasi, lapangan kerja, maupun pengembangan industri turunannya,” tegasnya.

Usman juga menekankan pentingnya pembangunan industri hilirisasi di Aceh agar nilai tambah ekonomi tidak seluruhnya keluar dari daerah. Menurutnya, keberadaan cadangan gas besar di Blok Andaman harus menjadi peluang untuk membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat pendapatan daerah.

Baca Juga :  Kak Na: Silaturrahmi mempererat Ukhuwah dan Kekompakan

Ia berharap pemerintah pusat dapat menjadikan Aceh sebagai bagian utama dari agenda pengembangan industri energi nasional, bukan sekadar daerah penghasil bahan baku. Dengan demikian, penemuan gas Andaman benar-benar menjadi titik balik bagi pembangunan ekonomi Aceh yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

“Sudah saatnya Aceh memperoleh manfaat yang lebih besar dari kekayaan alamnya sendiri. Momentum ini tidak boleh terlewatkan,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Jaya

Safwandi Launching IBC Bank Aceh, Pengelolaan Dana Desa Kini Serba Digital

Ekbis

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Meski Tekanan Ekonomi Global Meningkat

Pemerintah Aceh

Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

Daerah

Pj Gubernur Safrizal ZA Buka Kick-Off Meeting Program dan Anggaran 2025 Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan

Daerah

Gubernur Aceh Mualem Tinjau Lokasi Banjir di Aceh Singkil dan Aceh Tamiang, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Cepat

Ekbis

BSI Region Aceh Gelar Media Gathering, Perkuat Literasi Ekonomi Syariah Bersama Insan Pers

Pemerintah Aceh

Azanuddin Kurnia Dilantik Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Arahkan Fokus pada Ketahanan Pangan

Pemerintah Aceh

Peringati Hardikda 2025, Wagub: Pendidikan Unggul Jadi Kunci Mewujudkan Aceh Maju