Home / Ekbis

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:14 WIB

Gadai Emas Naik 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

mm Redaksi

Nasabah melakukan transaksi gadai emas di Konter Layanan Emas Bank Syariah Indonesia (BSI). Hingga semester I 2026, outstanding gadai emas BSI mencapai Rp13 triliun atau tumbuh 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Foto: Dok. Istimewa

Nasabah melakukan transaksi gadai emas di Konter Layanan Emas Bank Syariah Indonesia (BSI). Hingga semester I 2026, outstanding gadai emas BSI mencapai Rp13 triliun atau tumbuh 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan kebutuhan dana tunai cepat yang aman dan mudah diakses.

Sejalan dengan kondisi tersebut, layanan gadai emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan. Dalam enam bulan terakhir, outstanding gadai emas BSI mencapai Rp13 triliun atau meningkat 100% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan aset emas sebagai sumber likuiditas tanpa harus menjual kepemilikan emas yang dimiliki.

Mayoritas nasabah gadai emas BSI khususnya ibu rumah tangga, yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan termasuk biaya pendidikan anak.

Baca Juga :  Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 2026

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap gadai emas menjadi bukti bahwa emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi dan lindung nilai, tetapi juga sebagai alternatif solusi keuangan terhadap kebutuhan dana Dengan Keunggulan Prosesnya yang Mudah & Cepat, Taksiran Emas yang tinggi serta Biaya yang lebih Murah, serta layanan digital melalui aplikasi BYOND yang dapat diakses berupa Reservasi, Simulasi, Serta Perpanjang Gadai Emas.

“BSI membangun ekosistem emas yang lengkap mulai dari pembelian emas melalui BSI Emas, cicil emas, gadai emas hingga transfer emas. Ekosistem ini kami hadirkan agar masyarakat dapat mengoptimalkan manfaat kepemilikan emas. Mulai dari memiliki emas melalui cicilan hingga saat ada kondisi membutuhkan dana tunai tanpa harus menjual asetnya. Emas memiliki nilai intrinsik yang kuat dan terbukti mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang,” ujar Anton.

Baca Juga :  BSI Scholarship Hadir di Aceh: Membangun dan Menguatkan Pendidikan Aceh

Selama semester pertama 2026, transaksi gadai emas di BSI terus menunjukkan tren positif dengan rata-rata transaksi mencapai 120.000 transaksi per bulan. Produk ini menjadi pilihan masyarakat karena prosesnya cepat, aman, serta memungkinkan nasabah memperoleh pembiayaan dengan menjaminkan emas yang dimiliki tanpa kehilangan potensi kenaikan nilai aset tersebut di masa depan.

Baca Juga :  Erick Thohir: Impresif! Lebih Cepat dari Target, BSI Resmi Masuk Jajaran Top 10 Global Islamic Bank

Menurut Anton, penguatan layanan gadai emas merupakan bagian dari strategi BSI dalam memperkuat ekosistem emas nasional secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. “Kami siap menjadikan ekosistem emas BSI semakin kompetitif. Karena itu, kami terus membangun rantai layanan emas dari hulu hingga hilir agar tercipta closed-loop ecosystem yang kuat”.

BSI meyakini penguatan ekosistem emas akan semakin meningkatkan literasi masyarakat terhadap manfaat emas sebagai instrumen investasi, perlindungan nilai aset, sekaligus sumber likuiditas yang mudah diakses saat dibutuhkan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengelola keuangannya secara lebih bijak dan berkelanjutan, sementara kepemilikan aset emas tetap terjaga untuk tujuan jangka panjang.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Bahas RUU Paten, Menkumham Sebut Harapan untuk Perlindungan Kekayaan Intelektual

Daerah

Karutan Kelas IIB Aceh Singkil : Setiap pot selai berbicara tentang manusia yang bangkit dari keterpurukan

Ekbis

BSI Aceh Dorong Perkembangan Transaksi Digital dengan Perluasan Mesin EDC di Aceh

Daerah

BSI Pastikan Nasabah Terdampak Bencana Dapat Restrukturisasi

Ekbis

Penyelenggaraan WWF Ke-10 Meningkatkan Pendapatan UMKM di Bali

Aceh Besar

Meugang Pertama, Daging Dijual Rp 180 Ribu Per Kilogram di Aceh Besar

Ekbis

BSI Dukung Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Lewat Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur

Daerah

Bulog Tegaskan Harga Beli Gabah Pada Petani Rp 6,500