Home / Daerah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:48 WIB

SAPA Minta Baitul Mal Aceh Buka Data Bantuan Modal Usaha 2026, Soroti Transparansi Penyaluran

mm Redaksi

Humas Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Agusliza, menunjukkan surat permohonan keterbukaan informasi publik kepada PPID Baitul Mal Aceh terkait Program Bantuan Modal Usaha Tahun Anggaran 2026 di Banda Aceh, Rabu (5/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Humas Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Agusliza, menunjukkan surat permohonan keterbukaan informasi publik kepada PPID Baitul Mal Aceh terkait Program Bantuan Modal Usaha Tahun Anggaran 2026 di Banda Aceh, Rabu (5/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) meminta Baitul Mal Aceh membuka data Program Bantuan Modal Usaha Tahun Anggaran 2026.

Permintaan tersebut disampaikan SAPA melalui surat Nomor: 081/SAPA/VIII/2026 tertanggal 4 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Baitul Mal Aceh.

Humas SAPA, Agusliza, mengatakan permintaan data tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial untuk memastikan bantuan yang bersumber dari dana umat disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Gelar Town Hall Meeting, PT PEMA Kenalkan Mawardi Nur Sebagai Direktur Utama Baru

“Intinya kami ingin mengetahui bagaimana program ini dijalankan, berapa anggarannya, siapa penerimanya dan berapa dana yang sudah disalurkan,” ujar Agus, Rabu (5/8/2026).

Adapun data yang diminta SAPA meliputi petunjuk teknis program, total anggaran dan sumber dananya, jumlah penerima berdasarkan kabupaten/kota, serta daftar penerima bantuan.

SAPA juga meminta data yang memuat nama penerima, kabupaten/kota, jenis usaha dan besaran bantuan yang diterima atau ditetapkan.

Selain itu, SAPA meminta data realisasi penyaluran hingga tanggal surat, termasuk jumlah penerima dan total dana yang telah disalurkan.

Baca Juga :  Pidie Susun Rencana Aksi Koridor Satwa Liar Ulu Masen

“Data mengenai mekanisme penyaluran juga penting, mulai dari pengajuan, proses verifikasi, penetapan penerima sampai pencairan bantuan,” katanya.

SAPA turut meminta laporan pertanggungjawaban atau laporan realisasi Program Bantuan Modal Usaha Tahun 2026. Jika program belum selesai, SAPA meminta laporan sementara sesuai dengan realisasi sampai tanggal surat.

Agus mengatakan permintaan data tersebut juga berkaitan dengan adanya informasi mengenai dugaan pungutan dalam penyaluran bantuan modal usaha Baitul Mal Aceh.

Baca Juga :  Ancaman Banjir Bandang Mengintai Simeulue di Tengah Dugaan Pembabatan Hutan

“Kami tidak ingin membuat kesimpulan. Data ini kami minta agar informasi yang beredar dapat diperiksa dan diverifikasi berdasarkan dokumen yang sebenarnya,” tegasnya.

Menurut Agus, keterbukaan informasi penting karena program tersebut menggunakan dana umat yang dikelola untuk kepentingan masyarakat.

“Dana umat harus dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana tersebut digunakan dan siapa yang menerima manfaatnya,” pungkas Agus.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Silaturahmi Sinergi PEMA Universitas Al-Washliyah Darussalam

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Sembelih 38 Ekor Kerbau untuk Qurban

Daerah

Gubernur Aceh Ajak Pegawai Jaga Kekompakan dan Kedisiplinan di Bulan Ramadan

Daerah

Peringati Hari Jadi Polwan Ke 76, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Kesehatan Disabilitas 

Aceh Barat

Harkannas ke-11: Forikan Aceh Barat Bagikan Makanan Gratis ke Sekolah dan Puskesmas

Daerah

DPRA Tetapkan Pansus Minerba dan Migas Aceh, Berikut Daftar Anggotanya

Daerah

Kunjungi Gedung DPRA, Djamari Chaniago: Sejarah Baru Menko Polkam Datang ke DPR Aceh

Daerah

Penuhi Kuota dan Keterwakilan Perempuan, PKS Pidie Daftar Bacaleg ke KIP