Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Banda Aceh Didorong Jadi Pusat Pengembangan Ekosistem Digital Nasional

mm Redaksi

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Diskominfotik mengikuti peluncuran serentak Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) secara hybrid dari Ruang CCROOM Diskominfotik Kota Banda Aceh, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Diskominfotik mengikuti peluncuran serentak Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) secara hybrid dari Ruang CCROOM Diskominfotik Kota Banda Aceh, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) turut ambil bagian dalam peluncuran serentak Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) yang digagas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Rabu (26/8/2026).

Banda Aceh ditunjuk sebagai salah satu dari 10 kota mitra nasional dalam peluncuran GSIH. Penunjukan tersebut menempatkan Banda Aceh sebagai salah satu bagian dari pusat pengembangan ekosistem digital nasional, khususnya dalam mendorong pertumbuhan talenta, inovasi, dan industri digital di daerah.

Baca Juga :  Illiza Serahkan Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025 ke Dewan

Peluncuran GSIH mengusung tema “From Spark to Impact – Indonesia’s Global Gateway for the Digital Ecosystem” dan dilaksanakan secara hybrid. Di Banda Aceh, kegiatan dipusatkan di Ruang CCROOM Diskominfotik dan terhubung secara langsung melalui live streaming dengan kegiatan utama yang berlangsung di Biomedical Campus, BSD City.

Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong keterlibatan berbagai unsur daerah dalam momentum tersebut sebagai bagian dari penguatan kolaborasi ekosistem digital. Kolaborasi melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, komunitas digital, pelaku startup, hingga industri kreatif di Aceh.

Baca Juga :  Hadiri Rakor Rehab-Rekon Aceh, Wali Kota Illiza Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana

Kepala Diskominfotik Kota Banda Aceh melalui Plt. Sekretaris, Asna Mardhia, menyampaikan bahwa kehadiran GSIH di Banda Aceh menjadi peluang untuk memperkuat ekosistem digital daerah sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi talenta dan inovator lokal.

Menurutnya, pengembangan teknologi dan inovasi membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan pelaku usaha.

“Ini menjadi momentum bagi Banda Aceh untuk memperkuat ekosistem digital dan memperluas jejaring kolaborasi. Talenta dan inovator lokal harus memiliki ruang untuk berkembang serta terhubung dengan pasar dan jejaring yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Banda Aceh Tata PKL untuk Perkuat Perdagangan Tertib, Pedagang di Zona Merah Disiapkan Relokasi

Selain Banda Aceh, sembilan kota lainnya yang menjadi mitra peluncuran GSIH secara nasional yakni Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, dan Surabaya.

Peluncuran tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak talenta, inovasi, dan peluang ekonomi berbasis digital di Indonesia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Banda Aceh Tata PKL untuk Perkuat Perdagangan Tertib, Pedagang di Zona Merah Disiapkan Relokasi

Pemko Banda Aceh

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Ulee Lheue, Pantauan CCTV Jadi Dasar Aksi

Pemko Banda Aceh

Karnaval HUT ke-81 RI di Banda Aceh Diikuti 12.000 Peserta, Ini Rute Pawainya

Parlementaria

Dishub dan Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Titik Rawan Kemacetan Akibat Parkir Liar

Pemko Banda Aceh

Angka Stunting Ditargetkan Turun, Banda Aceh Fokus 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Raih Dua Penghargaan Bergengsi 2025 untuk Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Pemko Banda Aceh

Illiza Paparkan Transformasi Digital Pemko Banda Aceh: Command Center hingga Layanan Berbasis AI

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Adakan Forum Konsultasi Publik RKPD 2027