Home / Aceh Barat / Kesehatan / Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 21:48 WIB

Wabup Aceh Barat Launching Klinik Mitra Medika Meulaboh di Meureubo

mm Redaksi

Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., meninjau fasilitas Klinik Mitra Medika Meulaboh usai grand opening di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Senin (14/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., meninjau fasilitas Klinik Mitra Medika Meulaboh usai grand opening di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Senin (14/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH menghadiri Grand Opening sekaligus melaunching Klinik Mitra Medika Meulaboh di Desa Langung, Kecamatan Meureubo pada Senin (14/9/2026).

Said mengatakan bahwa, salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat saat ini adalah dibidang kesehatan baik itu di rumah sakit, Puskesmas dan juga di Puskesmas Pembantu (Pustu).

“Jadi dengan kehadiran klinik – klinik ini dapat membantu daerah dalam menangani persoalan – persoalan kesehatan yang ada saat ini,” kata Said.

Dikatakan Said, kehadiran fasilitas kesehatan salah satunya klinik ditengah – tangah masyarakat sangat penting, seperti di daerah Kecamatan Meureubo saat ini yang merupakan wilayah padat namum klinik hanya ada dua dan dengan adanya Klinik Mitra Medika ini maka akan menambah fasilitas kesehatan diwilayah setempat.

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Barat Serahkan Bantuan APE ke Enam Sekolah untuk Dukung Pembelajaran Anak Usia Dini

“Semoga klinik – klinik yang ada di Aceh Barat tetap mengikuti SOP yang ada, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan mengikuti peraturan dari BPJS serta memakai SDM lokal daerah,” katanya.

Sementara itu Direktur Klinik Mitra Medika Meulaboh, dr Oktiva Yunerta mengatakan, di klinik tersebut sudah tersedia berbagai layanan kesehatan seperti apotik dan rawat jalan yang terdiri dari pelayanan Poli Umum, Poli Gigi dan Mulut, Poli KIA dan KB Perawatan Luka, Fisioterapi, Home Visit, KIR Kesehatan, persalinan dan juga laboratorium.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Aceh Besar Nilai Lomba Posyandu Rindam IM Peringati HUT ke-80 Persit

“Untuk saat ini kita reopening digedung yang baru, fasilitasnya kita ada penambahan UGD 24 jam, kemudian rawat inap dan rawat jalan memang sebelumnya sudah ada, kemudian pelayanan USG dan pelayanan lainnya,” kata dr Oktiva.

Untuk rawat inap kata dr Oktiva, di klinik Mitra Medika tersebut sudah bisa menerima pasien dari BPJS kesehatan, umum maupun pasien yang berasal dari perusahaan – perusahaan.

“Pasien BPJS itu tidak dipungut biaya apapun, tapi kalau pasien umum itu dikenakan biaya sesuai dengan tarif yang tersedia,” katanya.

Baca Juga :  Diskominsa Aceh Barat Dorong Aktivasi TTE Berbasis BSrE di RSUD Cut Nyak Dhien

Jumlah tenaga medis yang ada di Klinik Mitra Medika tersebut kata dr Oktiva yaitu ada sebanyak 6 orang, perawat 8 orang, bidan 4 orang, apoteker satu orang, asisten apoteker 3 orang dan petugas administrasi 2 orang.

“Klinik mitra medika Meulaboh kini juga membuka peluang kerjasama dengan semua pihak baik itu lembaga, BUMN, perusahaan untuk layanan kesehatan, kebutuhan obat (kefarmasian) dan atau untuk kebutuhan tenaga kesehatan di perusahaan yang membutuhkan,” ujar dr Oktiva.

dr Oktiva berharap dengan launching klinik yang baru tersebut akan semakin banyak masyarakat yang dapat di bantu dan semakin luas jangkauan serta semakin baik pula layanan kedepannya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Jaya

Aceh Jaya Terbaik di Aceh, Raih Peringkat 191 Nasional dalam Penilaian LPPD 2025

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Serahkan 11 Ribu Batang Bibit Pohon Secara Simbolis

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Bentuk Tim Pembina Posyandu, Perkuat Layanan Dasar Gampong

Nasional

Kanwil Kemenkum Aceh Audiensi Dengan Menteri Hukum

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Siap Terima Mahasiswa KKN USK pada Desember 2026

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Harap Panglima Teuku Nyak Makam Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

Aceh Besar

Gampong Kueh Aceh Besar Juara Favorit Lomba Desa Kerajinan Dekranasda 2024

Aceh Barat

Polisi Ungkap Penyebab Ledakan Tabung Oksigen di Aceh Barat, Dua Pekerja Tewas