Home / Tni-Polri

Rabu, 23 September 2026 - 09:40 WIB

Kodim 0108/Agara dan Warga cat Tiang Pylon Jembatan Gantung Perintis, Desa Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

mm Redaksi

Babinsa dan warga bergotong royong mengecat tiang pylon Jembatan Gantung Perintis dengan warna merah putih sebagai bagian dari tahap penyempurnaan dan pemeliharaan jembatan, Aceh Tenggara, Selasa (22/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Babinsa dan warga bergotong royong mengecat tiang pylon Jembatan Gantung Perintis dengan warna merah putih sebagai bagian dari tahap penyempurnaan dan pemeliharaan jembatan, Aceh Tenggara, Selasa (22/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kutacane – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan wilayah Kecamatan Darul Hasanah dengan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan. Memasuki tahapan penyempurnaan, Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecatan tiang pylon jembatan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyelesaian sekaligus perawatan terhadap fasilitas jembatan agar tetap tertata, rapi, dan terpelihara. Selain memperhatikan aspek tampilan, pengecatan dilakukan sebagai salah satu bentuk pemeliharaan permukaan struktur jembatan yang terpapar berbagai kondisi lingkungan.

Pelaksanaan pekerjaan secara bersama-sama juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan di wilayah, tetapi turut hadir dan bekerja bersama warga dalam mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.

Danramil 0108-03/Badar, Kapten Inf Sadriadi, mengatakan pengecatan tiang pylon dilakukan dengan dominasi warna merah dan putih. Pemilihan warna tersebut menjadi simbol nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pengecatan ini bukan hanya untuk memperindah tampilan jembatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melindungi permukaan struktur dari pengaruh lingkungan. Dengan perawatan yang baik, diharapkan kondisi jembatan dapat tetap terjaga,” ujar Kapten Inf Sadriadi.

Menurutnya, posisi jembatan yang berada di sekitar aliran sungai membuat struktur bangunan berpotensi terpapar berbagai kondisi lingkungan, seperti air, curah hujan, sinar matahari, serta kelembapan. Karena itu, pemeliharaan secara berkala menjadi hal penting untuk menjaga kondisi bagian-bagian jembatan agar tetap terawat.

Baca Juga :  Polres Aceh Jaya Bentuk Komunitas Masyarakat Peduli Api Guna Cegah Karhutla

Sebelum proses pengecatan dimulai, Babinsa bersama masyarakat terlebih dahulu melakukan pembersihan pada permukaan tiang pylon dan bagian struktur lainnya. Debu, lumut, serta kotoran yang menempel dibersihkan agar permukaan beton lebih siap menerima lapisan cat.

Pembersihan tersebut dilakukan untuk mendukung hasil pengecatan yang lebih optimal. Setelah permukaan dinyatakan siap, pengecatan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi struktur, ketelitian pengerjaan, serta kerapian hasil akhir.

Kapten Inf Sadriadi menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan penyempurnaan jembatan merupakan bagian penting dari semangat kebersamaan. Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan dengan dukungan masyarakat akan semakin memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan untuk kepentingan bersama.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan. Setiap pekerjaan dilakukan bersama-sama sehingga pembangunan jembatan dapat berjalan secara bertahap. Hari ini kita melaksanakan pengecatan tiang pylon agar jembatan lebih rapi, indah, dan terawat,” katanya.

Diharapkan Mudahkan Aktivitas Masyarakat

Keberadaan Jembatan Gantung Perintis memiliki arti penting bagi masyarakat di wilayah sekitar. Jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Melakukan Koordinasi Dengan Dinas Pertanian Terkait Penyebaran Wabah PMK

Selain mendukung mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat membantu warga yang beraktivitas di sektor pertanian dan perkebunan. Akses yang lebih mudah akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menuju lahan, mengangkut hasil pertanian maupun perkebunan, serta memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung antarkawasan.

Salah seorang warga setempat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan TNI dalam proses pembangunan hingga penyempurnaan jembatan. Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut sangat dinantikan karena akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa, yang ikut bekerja bersama masyarakat. Jembatan ini sangat kami butuhkan karena nantinya akan memudahkan warga untuk beraktivitas, termasuk membawa hasil pertanian dan kebutuhan lainnya,” ujar warga.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses pembangunan tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Pembangunan ini bukan hanya soal jembatan, tetapi juga tentang kebersamaan. Kami merasa senang karena masyarakat dilibatkan dan dapat bekerja bersama Babinsa. Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat digunakan dengan baik dan dirawat bersama-sama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sinergi TNI-Kejaksaan : Implementasi MoU dalam Penugasan Personel dan Dukungan Institusional

Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian

Kegiatan pengecatan tiang pylon tersebut menjadi salah satu gambaran sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pemeliharaan fasilitas yang memiliki manfaat bagi kepentingan bersama.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama Babinsa juga diharapkan dapat terus dipertahankan, tidak hanya selama proses pembangunan, tetapi juga setelah jembatan selesai dan mulai dimanfaatkan.

Masyarakat diharapkan memiliki kepedulian untuk menjaga kebersihan dan kondisi jembatan sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan secara baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Secara keseluruhan, penyempurnaan Jembatan Gantung Perintis menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses penghubung yang lebih mudah bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Darul Hasanah dan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar.

Dengan tersedianya akses penghubung tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian, perkebunan, perdagangan, pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kehadiran Babinsa bersama masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan juga menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong untuk menjaga serta merawat hasil pembangunan tersebut.

Jembatan Gantung Perintis diharapkan nantinya dapat menjadi salah satu sarana penghubung yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas dan peningkatan perekonomian warga di wilayah sekitar.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Irdam IM Serahkan Simbolis 4 RTLH dan 5 Sumur Bor kepada Warga Labuhanhaji Timur

Tni-Polri

Jadi Pemateri Latpraops Patuh Seulawah, Kabid Humas: Tanamkan Disiplin dan Loyalitas

Daerah

Dari Udara, Laut, dan Darat, TNI Maksimalkan Seluruh Kekuatan untuk Rakyat Terdampak Bencana

Sport

Kodim Abdya Tumbangkan Kodim Aceh Jaya 3-0 pada Laga Piala Pangdam IM Cup 2026

Tni-Polri

Survei Indikator Politik: Tingkat Kepercayaan Publik Polri Naik Jadi 70,8 Persen 

Tni-Polri

Pangdam IM Resmi Lantik Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2022 (OV)

Aceh Barat Daya

Posyandu Kodim Abdya Juara Nasional

News

Waspadai Hujan Saat Arus Balik: Polda Aceh Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan