Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sekda Aceh Taufik Terima Audiensi BMKG, Bahas Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik ST, M.Si, didampingi para Kepala SKPA/Biro terkait saat menerima audiensi Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Cucu Kusmayancu, S.Kom, beserta jajaran di Ruang Kerja Sekda Aceh, Banda Aceh, Senin, (28/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik ST, M.Si, didampingi para Kepala SKPA/Biro terkait saat menerima audiensi Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Cucu Kusmayancu, S.Kom, beserta jajaran di Ruang Kerja Sekda Aceh, Banda Aceh, Senin, (28/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., menerima audiensi jajaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Ruang Kerja Sekda Aceh, Senin (28/9).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam penyediaan informasi cuaca, iklim, dan kebencanaan guna mendukung kesiapsiagaan Pemerintah Aceh dan masyarakat.

Dalam arahannya, Taufik mengatakan kolaborasi dengan BMKG perlu terus diperkuat agar informasi terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana dapat menjadi dasar dalam melakukan langkah antisipasi. Ia menyebutkan, informasi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan bencana, khususnya bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Safrizal Luncurkan Program Penghapusan Pasung untuk ODGJ di Aceh

“Informasi seperti ini sangat penting, terutama bagi masyarakat. Kami juga terus memberikan informasi kesiapsiagaan kepada kabupaten/kota karena ini merupakan bagian dari tugas kita. Untuk itu, kami membutuhkan saran dan masukan dari pihak-pihak terkait,” ujar Taufik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda sekaligus Koordinator UPT BMKG Provinsi Aceh, Cucu Kusmanyancu, menyampaikan perkembangan kondisi cuaca Aceh ke depan, termasuk potensi memasuki musim hujan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Aceh yang telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan untuk tiga bulan ke depan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Mualem Boyong 120 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Suzuya Lhokseumawe 

Selain perkembangan cuaca, BMKG turut menyampaikan sejumlah program penguatan sistem pengamatan dan kesiapsiagaan kebencanaan di Aceh. Di antaranya peresmian High Frequency (HF) Radar untuk mengamati tinggi gelombang, arus, angin, dan potensi tsunami di Selat Sabang, serta pembangunan radar cuaca dan peralatan pendukung lainnya yang menjadi bagian dari program prioritas nasional dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2025.

Baca Juga :  Mualem Pimpin Rapat Bahas Validasi Data JKA Bersama Sekda dan Dinkes

BMKG juga merencanakan pelaksanaan Sekolah Lapang Gabungan di lima lokasi yang meliputi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), Sekolah Lapang Iklim (SLI), serta Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG). Program tersebut diharapkan turut memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana yang berkaitan dengan cuaca, iklim, gempabumi, dan tsunami. []

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Mediasi Konflik APBK Aceh Singkil 2026, Eksekutif-Legislatif Sepakat

Pemerintah Aceh

Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh dan LKBN Antara Perkuat Sinergi Penyebarluasan Informasi Pembangunan

Daerah

Pemerintah Provinsi Aceh Data Lahan Perkebunan Akibat Bencana Hidrometeorologi

Nasional

Wagub Aceh Minta Bantuan Jaminan Hidup Rp 450 Ribu per Jiwa Segera Disalurkan

Pemerintah Aceh

Peringatan HUT RI ke-80, Gubernur Aceh dan Istri Serahkan cendera mata pada Keluarga Pahlawan

Nasional

Wagub Fadhlullah Tegaskan Pentingnya Keberlanjutan Otsus di Aceh

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Mini Kompetisi Katalog Versi 6 untuk Tingkatkan Kompetensi Aparatur Pengadaan