Home / Aceh Barat Daya / Keagamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Maulid Nabi di Abdya, Bapperida Tunjukkan Kekompakan Lewat Kuah Beulangong

mm Teuku Nizar

Kuah Beulangong Bapperida Abdya, menyatu dalam Kekompakan di Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Kuah Beulangong Bapperida Abdya, menyatu dalam Kekompakan di Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Bukan sekadar soal hidangan, kuah beulangong menjadi bagian dari cerita kekompakan jajaran Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Aceh Barat Daya (Abdya).

Cerita itu tersaji dalam menyukseskan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Abdya tahun 2026, Selasa (6/10/2026).

Di tengah suasana peringatan Maulid yang berlangsung penuh kebersamaan, jajaran Bapperida bahu-membahu menyiapkan sajian khas Aceh tersebut.

Sekretaris Bapperida Abdya, Najmun Washat bersama sejumlah staf
Sekretaris Bapperida Abdya Najmun Washat bersama sejumlah staf

Aktivitas itu sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan antar pegawai.

Baca Juga :  Sejumlah Calon Keuchik Mengundurkan Diri, Ini Penegasan Danramil/02 Kuala Batee

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berpusat di Masjid Agung Baitul Ghafur, Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie menghadirkan Ustadz Anugrah Cahyadi yang lebih terkenal dengan sebutan Ustadz Ucay sebagai penceramah.

Sekretaris Bapperida Abdya, Najmun Washat, mengatakan kebersamaan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan bagi seluruh jajaran.

“Suatu kebanggaan bagi kami bekerja dalam tim yang kompak dan saling menghargai dalam menyukseskan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026 tingkat Kabupaten Abdya,” kata Najmun.

Menurut Najmun, semangat gotong royong terlihat sejak proses persiapan hingga penyajian kuah beulangong.

Baca Juga :  72 Siswa Ikuti FLS2N Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Abdya

Setiap pegawai mengambil bagian sesuai kemampuan sehingga pekerjaan dapat berjalan secara bersama-sama.

Baginya, kegiatan seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar menyiapkan makanan.

Kebersamaan yang terbangun menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan di lingkungan Bapperida.

“Kami saling membantu dan saling menghargai. Inilah yang membuat suasana kerja menjadi lebih nyaman dan pekerjaan bersama terasa lebih ringan,” ujarnya.

Najmun berharap semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh dalam setiap kegiatan.

Baca Juga :  Praktik Pelangsiran Solar Subsidi Kian Masif, Warga Abdya Tagih Keberanian Anggota DPRA Dapil 9

“Termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Abdya,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Bagi jajaran Bapperida, semangat itu turut mereka tunjukkan melalui kebersamaan sederhana di balik sepanci kuah beulangong, tidak banyak tapi penuh makna,” pungkas Najmun Washat.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Imum KPA Bereaksi Terhadap Dugaan Main Kasar Pj. Bupati

Daerah

Perkuat Toleransi dan Harmoni Beragama di Aceh, Plt Kajati Aceh Terima Audiensi FKUB

Aceh Barat Daya

Bulog Blangpidie Mulai Gandeng Kilang Padi Lokal

Aceh Barat Daya

Pemulihan Listrik Aceh Terus Berlanjut

Aceh Barat Daya

18 Jam Pencarian, Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal

Aceh Barat Daya

Polisi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Aceh Barat Daya

Hendra Fadli Disebut Bacawabup, Begini Tanggapannya 

Aceh Barat Daya

8 ASN Abdya Lulus Magister Pendidikan