Pidie Jaya – Dengan hadirnya program gerakan Nasional peduli tetangga melalui perlindungan sosial ( Perlinsos) pemerintah mengharapkan agar setiap masyarakat menjadi agen perlindungan sosial untuk saling membantu antara sesama.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Syibral melaui Plt Kadis Sosial dan perlindungan perempuan dan anak ( Dinsos P3A ) Kabupaten Pidie Jaya, Azhariyadi kepada media ini, Jum’at (9/10/2026).
Gerakan Nasional peduli tetangga adalah sebuah program yang telah diluncurkan oleh Kemensos dengan tujuan agar setiap individu maupun pengurus lingkungan agar menjadi agen perlindungan sosial melalui sistem digitalisasi bansos yang mengintegrasikan berbagai basis data nasional, mulai dari data Dukcapil, P3KE, DTKS, Kementerian Kesehatan, hingga data kepemilikan aset dari Badan Pertanahan Nasional (BPN)
Bapak Bupati Syibral mengharapkan dengan adanya gerakan peduli tetangga melalui sistem digitalisasi bansos agar setiap masyarakat agar dapat memanfaatkan untuk menjadi agen Perlinsos dan juga sistem ini
memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran ulang penerima bansos maupun mengusulkan diri sendiri atau orang lain secara mandiri untuk memperoleh perlindungan sosial.
” Dengan adanya sistem digitalisasi bansos peduli tengga, setiap masyarakat bisa melakukan registrasi ulang penerima bansos, dan juga bisa mengusulkan diri sendiri atau orang lain untuk bisa mendapatkan perlindungan sosial atau program-program bansos ” jelas Azhariyadi sebagai mana harapan Bupati Pidie Jaya H. Syibral Malasyi.
Gerakan peduli tetangga melalui sistem Perlinsos digital adalah sebuah gerakan mendorong kepedulian masyarakat yang dimulai dari lingkungan terdekat untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran sehingga tidak ada warga yang berhak terlewatkan. (R)














