Home / Daerah

Kamis, 9 Maret 2023 - 23:45 WIB

RUPS Tahun Buku 2022, Bank Aceh Setor Dividen 295 Miliar

mm Redaksi

Banda Aceh – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Aceh memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 295 milyar kepada pemegang saham. Keputusan ini berdasarkan hasil kinerja atas laporan keuangan PT Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2022 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian.

“RUPS Bank Aceh memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 295 Milyar kepada Pemegang saham berdasarkan capaian kinerja tahun 2022 dan laporan keuangan PT Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2022,” ungkap Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Said Zainal Arifin, Kamis (09/03/2023).

Dikatakan, penyetoran dividen merupakan salah satu kontribusi nyata Bank Aceh dalam meningkatkan pendapatan asli Aceh yang nantinya akan langsung di setor ke kas daerah masing-masing pemerintah Aceh dan daerah. “Dividen ini nantinya akan menjadi salah satu sumber penerimaan daerah untuk membiayai berbagai program ekonomi dan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ombudsman Harapkan Arus Transportasi Orang dan Barang Berjalan Lancar

Dikatakan Said, berdasarkan laporan keuangan Tahun Buku 2022 yang sudah diaudit dengan opini Wajar Tanpa Pengeceualian, tercatat laba Bank Aceh sebesar Rp. 569 Milyar atau meningkat 13,49 % Yoy dibandingkan Desember 2021 sebesar Rp 502 Milyar. Kemudian pertumbuhan asset tercatat sebesar Rp. 28,7 Triliun atau meningkat 2,12% dari sebelumnya Rp 28, 1 Trilliun.

Sementara itu, realisasi pembiayaan tahun 2022 tercatat sebesar Rp 17,3 triliun atau tumbuh 6,05 persen disbanding tahun sebelumnya Rp16,3 triliun. Dari jumlah tersebut pertumbuhan biaya produktif tercatat sebesar 31,14 persen di banding tahun sebelumnya. Pertumbuhan pembiayaan sehat dibarengi oleh rasio pembiayaan bermasalah atau NPF di angka yang sangat terjaga dengan rasio 0,96 persen.

Baca Juga :  Rektor: Pj Bupati Bireuen dan Ketua IDI Konsisten Perjuangkan Fakultas Kedokteran di UNIMUS

Adapun DPK Bank Aceh tercatat sebesar Rp22,9 triliun dengan komposisi dana murah sebesar 70 persen. Said menyebut capaian kinerja Bank Aceh ini dapat diraih lantaran transformasi digital dan didorong oleh dukungan dan sinergi oleh stakeholder terkait.

“Transformasi digitalisasi juga menjadi kunci untuk pencapaian strategi bisnis Bank Aceh. Saat ini Bank Aceh kian fokus untuk terus menggarap sektor kredit produktif untuk terus membantu menggerakkan perekonomian Aceh, terutama di sektor pertanian,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dukung Pengendalian Inflasi dan Inklusi Keuangan, Bank Aceh Hadir di Pasar Kontrol Pidie

Adapun, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Aceh di tahun 2022 mengadendakan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2022, rencana Bisnis Bank Tahun 2023, dan sejumlah usulan seperti menyetujui setoran modal tahun 2022, alokasi laba dan pembagian deviden.

Dalam pelaksanaannya, seluruh pemegang saham menyetujui keputusan di dalam RUPS Bank Aceh. “Kami memberikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemegang saham, masyarakat dan seluruh stakeholder yang selama ini telah memberikan dukungan bagi Bank Aceh,” ujar Said. []

Share :

Baca Juga

Daerah

69 Imigran Rohingya kembali Terdampar di Aceh

Daerah

10 Februari, Pelayanan keimigrasian Di MPP Pasar Aceh Dialihkan ke kantor baru

Daerah

Novi : bermanfaat sekali, Karna kekayaan intelektual sangat dekat dalam kehidupan

Daerah

Ancaman Banjir Bandang Mengintai Simeulue di Tengah Dugaan Pembabatan Hutan

Daerah

Kejati Aceh Kembali Gelar Jaksa Masuk Sekolah, Ingatkan Bahaya Narkoba, Bully dan Judi Online

Daerah

Gubernur Aceh Terima Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional dari Jusuf Kalla di Aceh Utara

Daerah

Sekda Aceh Jemput Menko Imigrasi dan Hukum Yusril Ihza Mahendra, Laporkan Kondisi Terkini Bencana Hidrometeorologi

Daerah

RAPBK Pidie 2026 Dibahas, Bupati Tekankan Kehati-hatian Hadapi Tahun Ekonomi Baru