Home / Daerah

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 16:03 WIB

Kunjungi Stand Masak Festival Peh Keukarah Bireun, Haji Mukhlis : Festival Peh Keukarah Penting Untuk Kelestarian Kebudayaan Bireuen

mm Redaksi

Bireuen – H Mukhlis Takabeya tampak hadir dalam kegiatan Festival Peh Keukarah (Cemilan Khas Bireuen) di Halaman halaman Pendopo Bupati Bireuen.

Acara itu digelar oleh Dewan Kesenian Aceh kabupaten dengan tujuan pelestarian budaya.

Sementara di hari yang sama juga Turut diselipkan Festival Rapa’i Se-Kabupaten Bireuen. Namun lokasi Festival Rapa’i di gelar di Auditorium Hotel Fajar Bireuen, Sabtu (21/10/2023).

Dalam pantauan tim media selain Haji Mukhlis dan Forkopimda setepat, kegiatan ini tak luput disaksikan oleh

Baca Juga :  Warga Aceh Nyaris Jadi Korban TPPO

Kecamatan di Kabupaten Bireuen. Mereka turut berpartisipasi membuka Stand masak untuk unjuk kebolehan.

Kecamatan-Kecamatan yang berhadir mengirimkan perwakilan untuk berlomba dan unjuk kebolehan Peh Keukarah.

“Nantinya akan dipilih para pemenang dari Terbaik 1, terbaik 2, terbaik 3 begitupun favorit ada 1 sampai 3,” kata Ketua Panitia Peh Keukarah Fauzan ke awak media.

Fauzan menjelaskan dalam kesempatan ini para pemenang nantinya turut diberikan Piagam dan uang pembinaan.

Baca Juga :  Ketua MPU Aceh Barat Minta Masyarakat Bersikap Bijak Terhadap Kedatangan Etnis Rohingya

“Harapannya agar event-event kebudayaan seperti ini tetap diminati masyarakat,” harapnya.

Untuk diketahui, kata Fauzan, acara Peh Keukarah turut serta membarengi HUT Bireuen ke-24.

“itu pun direncanakan menjadi kegiatan selektif untuk Pra Pekan Kebudayaan Aceh di Banda Aceh 4-12 November nantinya,”ujarnya.

Namun terlepas dari seremonial yang ada, H Mukhlis turut serta menyambangi beberapa stand peserta yang ikut berpartisipasi.

Baca Juga :  DPW dan DPD Gibran Center se-Aceh Siap Kawal Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

Ia mencoba membuat Keukarah/peh Keukarah secara langsung dan mengundang gelak tawa para perseta.

Kelakuan H Mukhlis mampu menghibur para peserta disana. Namun kendati demikian hasil buatannya tidaklah mengecewakan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk kelestarian kebudayaan kita. Dukungan terhadap kegiatan seperti ini memang harus kita galakkan agar regenerasi dan keberlangsungan budaya-budaya begini bisa lestari,” tutup H Mukhlis. **

Share :

Baca Juga

Daerah

Aceh Tanpa Ulee Balang : Ketika Sejarah Direkayasa dan Peradaban Dipersempit oleh Tafsir Politik

Aceh Timur

HUT RI Ke-79 Di Aceh Timur Berjalan Lancar

Daerah

Pangdam IM Hadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2024

Aceh Timur

Stand Polres Aceh Timur Sedot Animo Masyarakat Pada Ajang POPDA Aceh XVII

Daerah

Rehab Makam Tengku Diujung Desa Latak Ayah Diduga Tak Sesuai Harapan Masyarakat

Aceh Besar

Jelang Meugang Ramadhan, Transaksi Jual Beli Pasar Hewan Sibreh Masih Sepi

Daerah

Suhu Udara di Aceh Hari Ini Capai 38 Celcius

Daerah

KompasTV Terima Penjelasan TNI AD, Anggap Persoalan Sudah Selesai