Home / Nasional

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:05 WIB

Tingkatkan Ekspor Produk UMKM, Pemerintah Resmikan Program Gratis Ongkos Kirim ke Australia

mm Redaksi

Logo Kementerian Perdagangan

Logo Kementerian Perdagangan

Yogyakarta | Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan RI di Canberra bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan program Gratis Ongkos Kirim (ongkir) ke seluruh dunia di Yogyakarta, dalam siaran persnya , Kamis (22/02/2024).

Peluncuran yang dilaksanakan secara hibrida ini dilakukan pasca- Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Semarang sehari sebelumnya.

Atase Perdagangan RI di Canberra, Agung Haris Setiawan menyampaikan, program ini merupakan kerja sama lanjutan antara Kementerian Perdagangan dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY yang sebelumnya dilakukan pada 2023.

Baca Juga :  ASI: Kemenperin dan BKPM bakal rakor soal status pabrik semen di Aceh Selatan

” Kerja sama tersebut berhasil dioptimalkan oleh para pelajar Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Australia dan PPI Selandia Baru untuk mulai melakukan ekspor “, Ujar Atase Perdagangan RI untuk Canberra

Agung Haris Setiawan mengatakan, Program ini diharapkan menjadi sarana peningkatan ekspor produk UKM ke luar negeri yang dimulai dari Australia.

” Kami sangat mengapresiasi Dinas Koperasi dan UKM DIY atas diresmikannya program gratis ongkir, ini akan menjadi salah satu tonggak percepatan ekspor bagi para pelaku UKM potensial di Indonesia ” Ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM di Jawa Timur Berjalan Aman dan Kondusif

Agung menegaskan, bersama jajaran Kementerian Perdagangan berkomitmen mendukung pemerintah daerah lain untuk dapat melakukan hal serupa.

” Peresmian program ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan Kementerian Perdagangan terhadap ekspor produk UKM melalui perwakilan perdagangan di luar negeri ” tegas agung.

Selanjutnya untuk memperluas manfaat dari program ini, akan dilakukan sinergi bersama PPI Dunia dan para diaspora Indonesia di seluruh dunia dengan Target pasar sampel produk yang dikirim dalam program ini adalah diaspora Indonesia yang berada di Australia, toko-toko Asia yang memiliki target pasar dengan karakter yang sama dengan pasar Indonesia, hingga masyarakat umum yang ingin mengetahui produk Indonesia di luar negeri.

Baca Juga :  Apa itu KADI ? Yuk disimak

Atase Perdagangan RI untuk Canberra, agung menambahkan, promosi produk UKM melalui program ini akan langsung dilakukan pada 26 Februari 2024 melalui Batik Show di KBRI Canberra yang mengundang perwakilan kedutaan asing lain dan masyarakat Australia.

” Selain itu, ke depan juga akan ada beberapa kegiatan lain bekerja sama dengan diaspora Indonesia dan lokapasar di Australia ” Tutup Atase Perdagangan RI untuk Canberra, Agung Haris Setiawan

Editor: Nazar

Share :

Baca Juga

Nasional

Kenaikan Tarif Cukai Berpotensi Picu Maraknya Rokok Ilegal

Nasional

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadiri Dialog Politik dan Keamanan di Kemenko Polkam Jakarta

Komnas HAM

Pelantikan JPT dan JPF di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komnas HAM

Hukrim

Menko Polkam Bentuk Satgas Terpadu untuk Gebuk Premanisme

Nasional

Desk Pemberantasan Judi Daring berhasil Blokir 34.321 Konten dan 14 Tersangka Baru

Nasional

Satgas PKH Kuasai Kembali Lahan Seluas 674.178, 44 Ha

Nasional

Pemprov Lampung dan Pramuka Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Nasional

Mayjen Mohammad Hasan Diangkat Jadi Pangkostrad