Home / Hukrim / Nasional

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:00 WIB

Jaksa yang Tak Bisa Ungkap Kasus Korupsi di Daerah akan Ditindak Jaksa Agung

mm Redaksi

Jaksa Agung ST Burhanuddin (Grandyos Zafna/detikcom)

Jaksa Agung ST Burhanuddin (Grandyos Zafna/detikcom)

Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyoroti kinerja jaksa di daerah dalam menangani kasus korupsi. Dia menegaskan akan menindak jaksa yang tidak bisa mengungkap suatu dugaan tindak pidana korupsi apalagi daerah itu wilayah rawan kasus korupsi.

Dilansir dari detiknews, Awalnya, Burhanuddin mengaku heran bila ada jaksa yang tidak bisa mengungkap suatu korupsi. Burhanuddin menilai jaksa seperti itu bagai buah simalakama.

“Khawatirnya adalah… saya ingin… karena pada dasarnya korupsi itu sudah merata. Kalau daerah, jaksa tidak bisa mengungkap suatu kasus korupsi, kan bodoh gitu lho. Saya menilai jaksanya prestasinya nggak ada, mau saya pindah cepat pun rugi bagi saya. Jadi saya… memang simalakama,” ujar Burhanuddin kepada detikcom di Program Jejak Pradana yang tayang, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga :  Kemenkum Sahkan 80.068 Koperasi Merah Putih

Dia mengaku heran dengan jaksa yang seperti itu. Menurutnya, setiap jaksa seharusnya bisa mengungkap suatu tindak pidana korupsi.

“Sebenarnya kan sama, pendidikan sama, S1 ya walaupun berbeda universitas, pada dasarnya hampir berapa persennya sama, pendidikan jaksa kan sama. Artinya, daya ungkap harusnya sama,” katanya.

Baca Juga :  Ditangkap Terpisah, Sat Resnarkoba Polres Abdya Amankan Tiga Tersangka Sabu

“Cuma kan talentanya sendiri, maka selalu saya ayuk… sekarang saya membuat bank talent, jadinya siapa yang talentanya di mana, siapa yang talentanya di sini ini, kita akan kembangkan,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini sudah ada kemajuan di beberapa daerah mengenai penanganan perkara korupsi. Dia juga menegaskan akan menindak kepala kejaksaan negeri (kajari) di daerah bila sedikit mengusut korupsi di wilayah yang marak kasus korupsinya.

Baca Juga :  Pernah Tugas di Aceh, Berikut Profil Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin

“Sudah (ada perbaikan) sudah insyaallah, daerah daerah udah mulai menggeliat, dan insyaallah kita akan evaluasinya, nanti mana kejari yang tidak ada perkaranya korupsi, padahal kita tahu perkara korupsi di situ ada, saya akan tindak, setidak-tidaknya saya akan mutasi, mungkin (jabatannya) tidak sebaik yang dia duduki sekarang itu,” tegasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Jaksa Agung RI Berikan Apresiasi Kepada Kejati DKI Jakarta dan Kejari Pekalongan

Nasional

Transparansi Ditjenim, Petugas Imigrasi Kini Pakai Bodycam

Hukrim

Di Lhokseumawe, DPO Senpi Diburu, Dua Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Daerah

Kejari Pidie Jaya Terima Berkas Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu

Nasional

67 Pemenang Diputuskan Meraih Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta

Nasional

Harli Siregar Resmi Jabat Kejati Sumut

Nasional

Jelang Natal 2025, TNI-Polri Patroli Gabungan Wujudkan Kab. Puncak Jaya Aman, Tentram dan Damai

Internasional

Kemenko Polkam : laporan CMW sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik Indonesia di mata dunia