Home / Pemerintah

Kamis, 4 April 2024 - 19:42 WIB

Pj Gubernur Ajak Lembaga Nasional di Aceh Perkuat Kolaborasi untuk Kelancaran Pembangunan 

mm Redaksi

Pj Gubernur Ajak Lembaga Nasional di Aceh Perkuat Kolaborasi untuk Kelancaran Pembangunan.

Pj Gubernur Ajak Lembaga Nasional di Aceh Perkuat Kolaborasi untuk Kelancaran Pembangunan.

Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami, mengajak pimpinan lembaga nasional yang ada di Aceh untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, agar pelaksanaan berbagai proyek nasional yang dibangun di Aceh dapat berjalan dengan lancar. “Dimana kendala dan hambatan ayo kita bicarakan,” kata Bustami dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan proyek strategis nasional di Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Kamis, (4/4/2024).

Bustami menjelaskan, memantau perkembangan pengerjaan proyek nasional yang ada di Aceh, menjadi tanggungjawabnya sebagai Gubernur. Selain pimpinan daerah, Gubernur juga perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.

Bustami menyebutkan, ada dua proyek strategis nasional di Aceh yang perlu dikebut dan harus selesai dalam tahun ini. Kedua proyek tersebut adalah penuntasan pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh atau Sibanceh dan pembangunan Waduk Keurutoe di Aceh Utara. “Pihak istana merencanakan kedua proyek itu bisa diresmikan Presiden saat datang ke Aceh pada momen pembukaan PON,” kata Bustami.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Kluet Timur Ke-20, Ini Pesan Bupati Aceh Selatan

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera 1, Heru Setiawan, melaporkan perkembangan pembangunan Waduk Keureuto kepada Pj Gubernur. Ia mengatakan, progres pembangunannya sudah 90 persen dan ditargetkan bisa selesai pada semester 1 tahun 2024.

Meskipun demikian, masih terdapat dua kendala dalam penyelesaian bendungan tersebut, yaitu, penetapan lokasi batas lahan dengan perusahaan swasta dan ada satu kuburan yang ahli warisnya tidak mau direlokasi.

Baca Juga :  Hadiri Acara Peringatan HKGN 2022, Ini Pesan Bupati Aceh Barat H. Ramli MS

Heru juga melaporkan perkembangan Waduk Rukoh di Kabupaten Pidie. Progres pembangunannya sudah 74 persen dan ditargetkan rampung Agustus 2024.

Heru menambahkan, kendalanya juga sama yaitu pembebasan lahan. Ia berharap dokumen penetapan lokasi bisa segera diterbitkan gubernur agar bisa dilakukan pembayaran ganti rugi.

Selain kedua waduk yang masuk proyek strategis nasional itu, Heru juga melaporkan perkembangan irigasi Jambo Ayee di Aceh Timur dan irigasi Lhok Guci di Aceh Barat yang menjadi tanggungjawab Balai Wilayah Sungai Sumatera 1.

Baca Juga :  Kemenparekraf Ajak Aceh Besar Pamerkan Produk UMKM di Hotel Borobudur

Selain persoalan pembangunan waduk, sejumlah proyek nasional lainnya seperti jalan tol, jalan nasional, dan pembangunan venue PON, juga dilaporkan perkembangannya oleh masing-masing kepala lembaga nasional yang ada di Aceh.

Adapun para pimpinan lembaga nasional lainnya yang ikut dalam rapat tersebut adalah Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kepala BPKS Sabang.

Sementara dari unsur Pemerintah Aceh hadir Pj Sekda Aceh Azwardi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, dan sejumlah Kepala Dinas terkait. (red/amr) 

Share :

Baca Juga

Nasional

Kakanwil Kemenkum Aceh Hadiri Refleksi Akhir Tahun Ditjen Peraturan Perundang-undangan

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Luncurkan Alsintan 2026, Dukung Peningkatan Produksi Pertanian

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gotong Royong Bersihkan Lapangan Teuku Umar, Siap Jadi Lokasi Nobar Piala Dunia ASN

Aceh Barat

Pemerintah Aceh Barat Gelar Zikir Akbar, Ini Harapan Bupati Ramli MS

Internasional

Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Jepang

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Bersama IWAPI Bagikan Makanan Bergizi di SD Mon Singet

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

Nasional

Menteri Karding Harap Pekerja Migran Bisa Sejahtera dan Terlindungi