Home / Aceh Besar / Pemerintah

Minggu, 21 Juli 2024 - 10:27 WIB

Potong Pita, Pj Bupati Iswanto dan Cut Rezky Ikuti Peresmian Rumah Tenun Mutiara Songket

mm Redaksi

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar Cut Rezky Handayani SIP MM mengikuti seremoni pemotongan pita pertanda diresmikannya Rumah Tenun Mutiara Songket Program Sosial Bank Indonesia. Foto: dok. MC Aceh Besar.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar Cut Rezky Handayani SIP MM mengikuti seremoni pemotongan pita pertanda diresmikannya Rumah Tenun Mutiara Songket Program Sosial Bank Indonesia. Foto: dok. MC Aceh Besar.

Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar Cut Rezky Handayani SIP MM mengikuti seremoni pemotongan pita pertanda diresmikannya Rumah Tenun Mutiara Songket Program Sosial Bank Indonesia.

Pemotongan pita yang dilakukan Ketua Dekranasda Aceh Mellani Subarni dan juga Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Rony Widijarto Purubaskoro berlangsung, di Gampong Krueng Kalee, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Sabtu (20/7/2024).

Pada kesempatan itu Ketua Dekranasda Aceh Mellani Subarni mengatakan, songket merupakan salah satu wastra yang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. “Karena songket merupakan wastra tradisional yang diwariskan oleh para leluhur, sehingga memiliki nilai-nilai filosofi di dalamnya,” ujarnya.

Mellani mengatakan, melestarikan songket bukan hanya mempromosi budaya, tapi juga untuk meningkatkan sumber ekonomi di Aceh. “Karena songket memiliki nilai yang tinggi, sehingga dengan diresmikan Rumah Tenun Mutiara Songket ini dapat meningkatkan sumber ekonomi baru bagi sektor UMKM Aceh,” harapnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRK Aceh Timur, Usulan Calon Pimpinan Definitif Segera Dikirim ke Gubernur

Mellani juga berharap agar worshop dan galeri Rumah Tenun Mutiara Sungket dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, sehingga produksivitas songket di Aceh tambah meningkat.

“Manfaatkanlah dengan baik dan tingkatkanlah produksivitasnya, sehingga nilai ekonomi Aceh juga akan berkembang pesat,” ucapnya.

“Atas nama Dekranasda Aceh kami mengapresiasi komitmen BI dalam meningkatkan produk songket di Aceh, terimakasih atas dedikasi dan kontribusinya, semoga dengan resminya rumah tenun ini dapat meningkatkan sumber ekonomi Aceh,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Rony Widijarto Purubaskoro mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Ketua Dekranasda Aceh Mellani Subarni dan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dirumah tenun mutiara songket. “Acara ini kita gelar sebagai motivasi untuk pelaku UMKM dalam meningkatkan produk-produk Wastranya, sehingga dapat menumbuhkembangkan ekonomi bagi pelaku UMKM tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Proyek Jembatan Krung Tukaih Sigli Rampung, Tetapi Asisten Manager Sampaikan Ini

Rony mengatakan, dirinya melihat sangat banyak potensi dan peningkatan perekonomian dari sektor UMKM di Aceh, sehingga Bank Indonesia ingin mendorong pertumbuhan ekonomi disektor UMKM.

“UMKM sangat penting bagi ekonomi karena banyak nilai tambah ekonominya, dan setelah kami lihat, di Aceh Besar ini banyak sekali potensi-potensinya, yang salah satunya adalah mutiara sungket ini,” ucapnya.

Disamping itu Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah ikut andil dalam mengembangkan UMKM di Aceh Besar. “Terimakasih BI dan ketua Dekranasda Aceh, semoga rumah tenun mutiara songket ini terus berkembang dan dapat meningkatkan sumber ekonomi bagi pelaku usahanya,” pungkas Iswanto.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Sukses Naikkan Indeks Pembangunan Manusia

Pada seremonial itu Kepala BI Aceh Rony W.P juga memberikan Program Pengembangan Peternakan Berupa Rumah Produksi Pakan untuk Pesantrean Mahyal Ulum Al Ziziyah.

Sedangkan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto memberikan Program Pengembangan Peternakan Terintegrasi Berupa Revilitasi Kandang untuk Muamalaf solidarity boarding school dan Ketua Dekranasda Aceh Mellani Subarni memberikan Papan Galeri Kelompok Boarding Seutari.

Peresmian tersebut juga turut dihadiri Istri Sekda Aceh Nurmaziah Azwardi, Ketua Dekranasda Banda Aceh Yekki Yasmin, S.Si, M.Si, Plt Kepala Diskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma ST, Camat Darussalam Burhanuddin S.Sos, M.Si, Keuchik dan perangkat serta warga Gampong Krueng Kalee, Pelaku UMKM Mutiara Songket serta pengurus Bank Indonesia Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

10 Februari, Pelayanan keimigrasian Di MPP Pasar Aceh Dialihkan ke kantor baru

Pemerintah

API Award 2023, Batu Giok Nagan Raya Raih Peringkat III

Pemerintah

Siswa-siswi di Pidie Ikuti Lomba Berhitung FT USK, Dibuka Oleh Pj Bupati

Aceh Barat

Aceh Barat Raih Opini WTP ke-12 Berturut-turut, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

Aceh Besar

Disdikbud Aceh Besar Gelar Kursus Pelatih Futsal Nasional bagi Guru Olahraga

Pemerintah

Rakor Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Aceh Bersatu Melawan Praktik Korupsi

Aceh Besar

Ketua DPRK Abdul Muchti: Jaga Kondusivitas untuk Aceh Besar yang Lebih Baik

Aceh Besar

THR dan Gaji ke-13 Guru Aceh Besar Belum Dibayar, Pengamat Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan