Home / Pemerintah

Kamis, 22 Agustus 2024 - 15:32 WIB

Mendagri Lantik Safrizal Jadi PJ Gubernur Aceh

Argamsyah

Penjabat Gubernur Aceh Dr. Drs. Safrizal ZA, M.Si., saat menerima sumpah jabatan. Foto: BPPA

Penjabat Gubernur Aceh Dr. Drs. Safrizal ZA, M.Si., saat menerima sumpah jabatan. Foto: BPPA

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian melantik Direktur Jenderal Administrasi Wilayah, Dr. Drs. Safrizal ZA, M.Si., sebagai Penjabat Gubernur Aceh yang Baru, menggantikan Bustami Hamzah.

Pelantikan berlangsung di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Agustus 2024. Hadir dalam pelantikan itu, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud al-Haytar.

Tito yang membacakan surat keputusan (SK) dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, penunjukan Safrizal sebagai Penjabat Gubernur Aceh, merupakan keputusan Presiden.

Baca Juga :  Diduga Ditegur Kapolda, Kapolres Lampung Timur Bantah Keterlibatan Kapolda Kriminalisasi Wilson Lalengke

“Ini adalah kepercayaan yang diberikan Presiden kepada pejabat yang baru dan tentu merupakan amanah dari Allah yang harus kita jalankan,” kata Tito.

Sementara itu, Safrizal, dalam sumpahnya menyebutkan bahwa dirinya akan memenuhi kewajiban sebagai Penjabat Gubernur Aceh dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

“Memegang teguh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat bangsa dan negara,” kata Safrizal saat disumpah.

Baca Juga :  Purnawirawan Polri Dukung Wilson Lalengke Laporkan Azzohirry Cs ke APH

Mendagri mengatakan, pelantikan Safrizal dilakukan menyusul surat pengunduran diri Bustami Hamzah, yang akan ikut sebagai salah satu calon gubernur dalam Pilkada di Aceh.

Tito menyebutkan, jika dalam waktu dekat, ada kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara. Tugas pertama Safrizal adalah menyukseskan gelaran PON ke 21.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Kenakan Batik Khas Aceh di Hari Batik Nasional 

“Saya mencari calon yang kriterianya untuk Aceh yang paling utama adalah mampu running pelaksanaan PON. Waktu sangat mepet, bisa kita bayangkan penjabat baru harus tahu dan bisa membangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder di Aceh,” kata Tito.

Ia menyebutkan, penunjukan Safrizal dilakukan karena ia dianggap sebagai orang yang mengerti Aceh dan mengerti masalah PON. Beliau bukan orang baru yang tiba-tiba masuk.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar dan Brimob Polda Aceh Gelar Bazar Pangan Murah di Ladong

Aceh Barat

Komisi V DPRA Kunjungi RS Regional Meulaboh, Bupati Aceh Barat: Perlu Skala Prioritas

Hukrim

Titik Panas Terdeteksi di Aceh Singkil, Satgas Gakkum Desk Karhutla: Perlu Pendekatan Hukum Kolaboratif Untuk Menindak Pelaku Korporasi

Nasional

Kunjungi Papua, Menko Polkam Dorong Peran Generasi Muda Jaga Stabilitas dan Persatuan Bangsa

Daerah

Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Bencana di Bireuen, Didampingi Gubernur Aceh dan Jajaran Forkopimda

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Ajak Masyarakat Ramaikan Peringatan Isra’ Mi’raj

Pemerintah

Jelang Pelaksanaan PON, Irjen Kemendagri Ingatkan Pemerintah Aceh “Sedia Payung Sebelum Hujan

Nasional

Wamenko Polkam: Pemerintah Siap Laksanakan Pemilihan Suara Ulang