Home / Daerah / Pemerintah

Kamis, 12 Desember 2024 - 22:32 WIB

Pj Gubernur Safrizal Dukung PT PEMA Kembangkan Panas Bumi Gunung Seulawah Agam

mm Redaksi

Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si saat menerima audiensi PT. PEMA terkait pembahasan laporan perkembangan project geothermal pada wilayah kerja panas bumi seulawah agam, Pada Rabu (11/12/2024). Foto: Dok. Humas PT PEMA

Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si saat menerima audiensi PT. PEMA terkait pembahasan laporan perkembangan project geothermal pada wilayah kerja panas bumi seulawah agam, Pada Rabu (11/12/2024). Foto: Dok. Humas PT PEMA

Banda Aceh – Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., menerima audiensi dari PT. Pembangunan Aceh (PEMA) pada Rabu (11/12/2024) di ruang rapat Gubernur Aceh. Pertemuan ini membahas laporan terkini terkait perkembangan bisnis proyek geothermal pada wilayah kerja panas bumi (WKP) Seulawah Agam, Aceh Besar.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan dari PT Pertamina Geothermal Energy dan jajaran manajemen PT Pembangunan Aceh (PEMA), diantaranya Direktur Umum & Keuangan, Lukman Age; Direktur Pengembangan Bisnis, Faisal Ilyas; Direktur Komersial, Almer Hafis Sandy, dan Sekretaris Perusahaan, Reza Irwanda.

Baca Juga :  Pj Gubernur Lantik Direktur Bisnis dan Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh

Pj. Gubernur Safrizal menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan energi ramah lingkungan ini, seraya mengingatkan pentingnya sinergi antar-lembaga dan keterlibatan masyarakat sekitar.

“Proyek pengembangan panas bumi di Seulawah Agam adalah bagian penting dari upaya memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk pembangunan berkelanjutan,” sebut Pj Gubernur.

Lebih lanjut, Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung langkah-langkah strategi dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Ikatan Sosial Masyarakat Labuhan haji Terbentuk

Geothermal Seulawah Agam, Potensi 320 MW untuk Aceh

Sementara itu, dalam pemaparan bisnisnya, pihak PEMA menjelaskan bahwa WKP Seulawah Agam memiliki potensi sumber daya hingga 320 MW berdasarkan survei geosains awal yang mengindikasikan adanya sistem entalpi tinggi. Tiga lokasi pengeboran eksplorasi telah direncanakan untuk menunjang eksplorasi lebih lanjut. Saat ini, proyek tengah berada dalam tahap perpanjangan izin dan akuisisi lahan, dengan target penyelesaian studi kelayakan pada 2026. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan energi terbarukan di Aceh serta mendukung kebutuhan listrik regional.

Baca Juga :  Indonesia – AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bilateral di Bidang Politik dan Keamanan

Proyek ini telah melalui sejumlah milestone penting, termasuk survei geosains (2017-2019), pemetaan geohazard (2020-2021), serta pembaruan model konseptual (2022-2024). Lokasi pengeboran direncanakan di sekitar Gunung Seulawah Agam, dengan aksesibilitas yang telah dirancang melalui berbagai jalur lintas.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kenakan Pakaian Adat Aceh pada Jamuan Malam di Pendopo Wali Kota

Pemerintah

Belum Sebulan Diperbaiki, Jalan Nasional Jalur Dua di Simeulue Kembali Berlubang

Aceh Besar

Pj Bupati Muhammad Iswanto Minta DPMG Aceh Besar Konsultasi Persiapan Lomba Inovasi TTG 2024

Daerah

BSI Aceh Gelar Gema Ramadhan 1446 H bersama Byond By BSI
DPP AWAI Dan JWI Gelar Silaturahmi Dengan Direktur RS Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak.Foto. Dok: Dedi Saputra/NOA.Co.Id

Aceh Timur

DPP AWAI Dan JWI Gelar Silaturahmi Dengan Direktur RS Sultan Abdul Aziz Syah Peurelak

Advetorial

Kadisdik Aceh Dorong Pengembangan Budaya Industri di SMK Melalui Peningkatan Kapabilitas Kepala Sekolah

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Rapat Konsultasi Asistensi Laporan Kinerja Pj Bupati

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Musrenbang Pertama di Kecamatan Johan Pahlawan