Banda Aceh – Ketua DPRA Zulfadhli menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen Aceh dalam mengawal revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang saat ini tengah dibahas untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).
Pernyataan itu disampaikan Zulfadhli saat memberikan apresiasi terhadap peran Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh yang dinilai aktif memperjuangkan berbagai kepentingan Aceh di tingkat nasional, khususnya terkait revisi UUPA.
“Kita sedang menggodok revisi UUPA di Aceh, dan mereka sangat berperan di DPR RI serta memberikan perhatian besar terhadap Aceh. Peran Forbes Aceh sangat luar biasa karena mereka peduli terhadap kepentingan daerah,” kata Zulfadhli yang akrab disapa Abang Samalanga.
Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang terbangun antara pemerintah daerah, DPRA, serta wakil Aceh di tingkat pusat menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Aceh dalam pembahasan revisi regulasi tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua Forbes Aceh TA Khalid menegaskan bahwa perjuangan revisi UUPA bukan hanya tugas satu lembaga atau kelompok tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Aceh.
Ia menilai yang paling penting dalam proses tersebut adalah adanya kesamaan tujuan dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan Aceh secara bersama-sama.
“Yang terpenting adalah kita berada dalam satu bahasa dan satu tujuan, yaitu untuk kepentingan Aceh. Mari bekerja maksimal untuk Aceh dan menjaga komunikasi yang baik dengan semua pihak,” ujar TA Khalid.
Pembahasan revisi UUPA saat ini menjadi salah satu agenda strategis Aceh karena menyangkut sejumlah kewenangan daerah, penguatan fiskal, serta berbagai aspek yang dinilai penting untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh ke depan.
Editor: Amiruddin. MK













