Home / Nasional

Senin, 30 Desember 2024 - 08:30 WIB

Di Negara Maju Rakyat Dibantu, Jika Butuh Izin Usaha Diberikan Bukan Ditangkap

mm Redaksi

Tarmizi Age. Foto: dok. NOA.co.id/Pribadi

Tarmizi Age. Foto: dok. NOA.co.id/Pribadi

Banda Aceh – Beda kita di Aceh dengan region atau daerah lain di negara-negara maju di dunia adalah pada kepedulian terhadap rakyat oleh pemerintah, kata Eks Denmark Tarmizi Age akrab disapa Mukarram Ketua Influencer Mualem-Dek Fadh, Minggu (29/12/2024).

Negara-negara di Eropa misalnya, setiap dinas dipemerintahan setiap hari turun ke rakyat, mencari tahu apa yang dibutuhkan rakyat, apa kekurangan yang dikeluhkan rakyat hari ini, sehingga bisa segera teratasi dan bisa segera dibantu, sehingga rakyat bisa hidup bahagia tanpa derita.

Baca Juga :  Mendagri Persilakan Pj Gubernur Tetapkan APBA 2024 melalui Pergub

“Perlu diingat oleh Pemerintah dan Rakyat Aceh, bahwa kemajuan dan kebahagian bukan hanya hak orang eropa tapi juga hak orang Aceh, dengan berusaha dan berdoa, ditambah Pemerintah yang bersih, adil dan peduli rakyat,” ujar Tarmizi Age.

Sebagai contoh, bagaimana pemerintah harusnya bertindak terhadap Tambang Rakyat. Pemerintah turun ke masyarakat mencari tahu keperluan rakyat, yang punya tambang misalnya, pemerintah memberi izin usaha dengan mudah tanpa berbelit-belit, tentu dengan mengikuti aturan yang berlaku, seperti membayar pajak dan lain-lain, dengan itu tak ada lagi istilah tambang ilegal, karna semua pengurusan mudah tidak sulit.

Baca Juga :  Menko Polhukam Ingatkan Pentingnya Teladani Pesan Leluhur Demi Kemakmuran Bangsa

Itu hanya contoh kecil dan begitu juga di bidang lainnya, semua lini pemerintah berjalan untuk kesejahteraan rakyat, dengan itu yakin Aceh akan segera bangkit dari keterpurukan dan ketertinggalan, semangat maju dan membangun sangat penting, jangan lupa hentikan korupsi.

Baca Juga :  Kapuspenkum Kejaksaan Agung Menerima Kunjungan Silaturahmi Ketua PARSI

“Rakyat di cerdaskan bukan di injak dan dibodohin, kalau konsepnya begini maka Aceh akan cepat maju,” tegas Eks Denmark.

Apa arti pemerintah kalau bukan untuk memakmurkan rakyat, pemerintah harus berlaku adil untuk siapa pun, tanpa pandang bulu, suku dan lain-lainnya.

“Dan hakikatnya tujuan keberadaan pemerintah adalah untuk kemudahan bagi rakyat bukan malah menyusahkan kehidupan rakyat,” tutu Tarmizi Age

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Presiden Jokowi dan Mendagri Tito meninjau pasar Senggol di Kota Dumai 

Hukrim

Jampidum Setujui Restorative Justice Perkara Pengaduan Palsu

Daerah

Presiden Prabowo dan Gubernur Mualem Bahas Percepatan Penanganan Bencana Aceh di Rapat Terbatas

Nasional

Kemenko Polkam Dorong Penyusunan Grand Design Pembangunan Aceh

Nasional

Menkum Supratman Apresiasi Kinerja Kanwil Kemenkumham Aceh

Nasional

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Gerak Cepat Ketua TP PKK Aceh Tangani Dampak Bencana

Nasional

Kejagung RI Menyetujui 7 Pengajuan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice

Nasional

Mendagri Tegaskan Kepala Daerah Wajib Perhatikan Pertumbuhan Ekonomi