Home / Daerah / Hukrim

Rabu, 8 Januari 2025 - 23:18 WIB

Plt Kejati Aceh : Wartawan boleh laporkan bila ada temuan permainan kasus di kejaksaan

mm Redaksi

Plt Kajati Aceh Muhibuddin Usai memaparkan sejumlah capaian kinerja Kejati Aceh selama tahun 2024 di Aula Kejati Aceh, Banda Aceh, Selasa (7/1/2024). (Foto : Farid Ismullah NOA.co.id).

Plt Kajati Aceh Muhibuddin Usai memaparkan sejumlah capaian kinerja Kejati Aceh selama tahun 2024 di Aula Kejati Aceh, Banda Aceh, Selasa (7/1/2024). (Foto : Farid Ismullah NOA.co.id).

Banda Aceh – Pelaksanaan Tugas (Plt) Kajati Aceh Muhibuddin juga mengatakan secara tegas bahwa selaku penegak hukum, pihaknya tidak mau main-main dalam menjalankan amanah Negara, Selasa.

“Tidak boleh ada transaksi penanganan perkara pidana umum dan pidana khusus di Aceh. Rekan-rekan wartawan boleh laporkan bila ada temuan permainan kasus di kejaksaan,” kata Muhibuddin, 7 Januari 2025.

Baca Juga :  Kejati Aceh Telusuri Dugaan Korupsi pada Balai Guru Penggerak

Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada jaksa yang bermain mata dalam menyelesaikan perkara pidana, baik pidana umum maupun pidana khusus dan “jual beli pasal” atau melakukan transaksi untuk menyelesaikan suatu perkara pidana adalah tindakan busuk yang juga bisa dipidana.

Baca Juga :  Peringati HKN ke-60, Pemkab Aceh Barat Gelar Senam Massal

“Kalau ada tolong dilaporkan, bangkai itu. Kalau ada tolong laporkan kepada kami. Insya Allah kita wujudkan hukum di Aceh ini benar-benar bersyariat, bukan hanya simbol syariat tapi betul-betul kita laksanakan syariat itu,” Tegasnya.

Hal tersehut disampaikan Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Muhibuddin saat memaparkan sejumlah capaian kinerja Kejati Aceh selama tahun 2024.

Baca Juga :  ASN Jaga Netralitas Pada Pilkada

Salah satu capaian kinerja Kejati Aceh yang dipaparkan dalam kegiatan konferensi pers tersebut yaitu, Kejati Aceh berhasil menyelesaikan banyak perkara hukum melalui jalur restoratif justice.

Bahkan, Kejati Aceh memperoleh penghargaan sebagai peringkat pertama dengan penyelesaian kasus terbanyak Se-Indonesia melalui jalur restoratif justice.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Novi : bermanfaat sekali, Karna kekayaan intelektual sangat dekat dalam kehidupan

Daerah

Chery Perkuat Komitmen Melalui Program Tanggap Bencana untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumbar

Daerah

Diskominsa Aceh Kunker Ke BAPPENAS terkait DTSEN dan SDI

Aceh Barat

Aceh Barat Juarai Cabor Badminton di O2SN Provinsi

Daerah

Suhu Udara di Aceh Hari Ini Capai 38 Celcius

Daerah

Polres Pidie Gelar Rekontruksi Pembunuhan Pedagang Ayam

Daerah

BNPB Rampungkan Huntara untuk 50 KK di Pidie Jaya

Daerah

Kadisdik Tinjau Pelaksanaan PPDB di SMAN 4 Banda Aceh