Home / Nasional / Pemerintah

Senin, 10 Maret 2025 - 23:06 WIB

Pastikan Cadangan Pangan Terpenuhi, Mendagri Imbau Perum Bulog Serap Hasil Panen Petani

mm Redaksi

Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Pembahasan Antisipasi Cuaca Ekstrem Periode Idulfitri 1446 Hijriah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Foto: NOA.co.id/HO-Puspen Kemendagri).

Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Pembahasan Antisipasi Cuaca Ekstrem Periode Idulfitri 1446 Hijriah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Foto: NOA.co.id/HO-Puspen Kemendagri).

Jakarta – Selama bulan Maret hingga April 2025 di sejumlah daerah di Indonesia diprediksi mengalami puncak panen komoditas pangan, khususnya jagung dan beras. Peluang ini dinilai perlu dimanfaatkan oleh sejumlah pihak, khususnya Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani. Dengan demikian, cadangan pangan dapat terpenuhi sehingga negara tidak perlu melakukan impor, Senin (10/3).

“Itu jugalah menjadi salah satu pentingnya, selain Bulog, kekuatan lain yang diharapkan Bapak Presiden untuk bisa menyerap adalah koperasi,” kata Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Pembahasan Antisipasi Cuaca Ekstrem Periode Idulfitri 1446 Hijriah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga :  Pemerintah Setujui RUU 26 Kabupaten/Kota

Mendagri menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto berharap, selain Bulog, koperasi merah putih yang direncanakan dibangun di setiap desa bakal mampu menyerap produksi hasil panen para petani. Adapun cadangan pangan tersebut dapat disimpan sehingga bisa dimanfaatkan pada musim kemarau mendatang.

“Mengajak para kepala daerah untuk membantu menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada pemerintah desa. Pasalnya, dengan adanya koperasi merah putih, hasil panen yang selama ini belum terserap maksimal akan dapat dioptimalkan oleh koperasi”ujarnya.

Baca Juga :  Pantau Ketersediaan Bahan Pokok dan Harga, Bakda Subuh Pj Bupati Mahdi Kembali Tinjau Pasar Bina Usaha

Ia juga menekankan pentingnya hasil panen petani diserap oleh Perum Bulog atau koperasi tersebut. Sebab jika tidak, dikhawatirkan produksi pangan akan lebih banyak diserap oleh tengkulak dan perantara, yang dapat mempengaruhi harga pasar dan berisiko merugikan petani.

Dalam rapat tersebut, Mendagri menjelaskan, saat ini Indonesia mengalami deflasi secara year on year (YoY) sebesar 0,09. Kendati demikian, dari sisi komoditas makanan, minuman, dan tembakau, angkanya mengalami inflasi sebesar 2,25 persen. Dengan angka tersebut, para petani, nelayan, hingga pabrik dinilai tidak terdampak terlalu dalam. Hal ini karena harga-harga pada komoditas tersebut masih mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Tinjau Kesiapan Logistik Pilkada di Gudang KIP Bersama Kapolres, Dandim dan Kejari

Sedangkan dari sisi komoditas yang harganya diatur pemerintah (administered price) terjadi deflasi sebesar 12,08 persen. Hal ini, kata Mendagri, terjadi lantaran adanya kebijakan pemerintah yang memberikan diskon 50 persen bagi pengguna listrik.

“Nah, ini artinya deflasi yang katakanlah cukup baik. Karena daya beli masyarakat ada, makanan minuman tembakau masih naik, tapi suplai mencukupi. Ditambah dengan subsidi pemerintah kepada pengguna listrik 2.200 watt sebesar 50 persen,” tandasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi Resmikan Operasional WTP Beureugang, Air Bersih Segera Lancar di 5 Kecamatan

Pemerintah

Respon Keluhan Pelanggan, Bakri Siddiq Kembali Sidak WTP Lambaro

Aceh Besar

Ingin Jaya Gelar Rapat Percepatan Penyusunan RKPG dan RAPBG

Hukrim

Oknum Wartawan Kena OTT

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Hadiri Peusijuk Jamaah Haji IKABA, Ingatkan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Aceh Besar

Pj Ketua TP-PKK Aceh Besar Buka Pembinaan Dasawisma di Gampong Baet Lampuot

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Hadiri Lauching Kampung Bebas Narkoba di Gampong Baet

Daerah

Delapan Paket Tender tayang di LPSE Aceh Singkil disaat polemik Empat Pulau